BONTANG – Kondisi Lapangan Stadion Bessai Berinta menjadi perhatian. Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang mengatakan, sejumlah pembenahan dinilai diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat yang menggunakan fasilitas olahraga tersebut.
Kepala Dispopar Bontang, Eko Mashudi mengatakan, pihaknya memahami kebutuhan pembenahan fasilitas olahraga, terlebih Lapangan Bessai Berinta juga digunakan masyarakat dan memiliki retribusi.
“Jadi masyarakat menginginkan, misalnya dipungut retribusi, diperbaiki dong. Kita coba usulkan itu,” ujarnya.
Namun, rencana pembenahan tersebut tetap harus menyesuaikan kondisi keuangan daerah. Menurutnya, tidak semua kebutuhan dapat langsung direalisasikan apabila dukungan anggaran belum tersedia.
“Kalau tidak ada anggaran, kita tidak laksanakan. Kalau ada anggaran, itu amanah yang perlu dilaksanakan,” katanya.
Ia menambahkan, Dispopar tetap mendukung program kepala daerah terkait peningkatan sarana olahraga. Pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.
“Berapa pun anggaran yang diberikan, akan kita laksanakan amanahnya, tapi kalau instruksi dari wali kota batal, ya batal,” pungkasnya.
Sebelumnya, rencana revitalisasi lanjutan Stadion Bessai Berinta Lang-Lang akan dilakukan menggunakan APBD tahun 2026 dengan total anggaran Rp 32 miliar, namun karena terdapat efisiensi anggaran hal itu dibatalkan, bahkan di 2027 juga tidak masuk dalam usulan.
Pewarta: Syakurah
Editor: Yusva Alam




