BONTANG – Suasana meriah memenuhi Gedung Aini Rasyifa pada akhir pekan, 25–26 Oktober 2025. Ratusan peserta dari berbagai daerah memadati arena untuk mengikuti Bontang Domino Championship 2025, sebuah ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Kerukunan Keluarga Pemuda Bone (KKP Bone) Bontang.
Dengan mengusung tema “Kebersamaan dalam Kompetisi dan Semangat Sportivitas,” kejuaraan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus ajang adu strategi para pecinta domino dari dalam dan luar Kota Bontang.
Pembukaan acara berlangsung khidmat dan penuh semangat, dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, yang hadir bersama sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat. Turut hadir Kabid Olahraga Dispopar Bontang Andi Parenreng, Ketua PORDI Bontang H. Fachruddin, Sekjen PORDI Muhammad Zahir selaku perwakilan Ketua Harian KKP Bone Pusat, Ketua Panitia Andi Faisal, serta para sponsor dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Agus Haris menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan positif yang melibatkan masyarakat secara luas.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Selain mempererat kebersamaan, ajang ini juga menunjukkan semangat sportivitas yang menjadi ciri masyarakat Bontang. Terima kasih kepada panitia dan semua pihak yang telah bekerja keras,” ujarnya.
Tahun ini, antusiasme peserta meningkat tajam. Panitia mencatat sebanyak 528 peserta ikut ambil bagian, terdiri dari perwakilan komunitas, klub, dan masyarakat umum. Mereka akan berlaga selama dua hari penuh untuk memperebutkan gelar juara sekaligus menjalin persaudaraan antarpecinta olahraga domino.
Ketua Panitia Andi Faisal menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga bentuk nyata kebersamaan lintas komunitas. “Kita ingin olahraga domino bukan hanya hiburan, tapi juga sarana memperkuat solidaritas dan persaudaraan,” ungkapnya.
Pemkot Bontang melalui Dispopar menegaskan akan terus mendukung kegiatan olahraga rekreatif seperti ini. Selain menjadi hiburan masyarakat, kejuaraan domino juga dinilai efektif membangun semangat kebersamaan dan menjadi identitas sosial masyarakat Bontang yang penuh kekeluargaan.
Pewarta: Syakurah
Editor: Agus S




