Masuk Hari Ketujuh Belum Ditemukan, Pencarian Pemancing Hilang Dihentikan

BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang bersama tim gabungan dari Basarnas Kaltim dan BPBD Kutim menghentikan pencarian Setia Budi (51) pemancing yang hilang, Sabtu (14/1/2023), lantaran pencarian sudah memasuki hari ke-7.

Penghentian pencarian ini karena sudah sesuai SOP dari Basarnas. Apabila pencarian orang hilang di laut sudah memasuki hari ke-7 maka harus dihentikan.

“Walaupun dihentikan, kami dari Anggota BPBD Bontang tetap memantau perkembangan di setiap mengadakan pengawasan di laut,” ujar Kepala BPBD Bontang, Zainuddin.

Dijelaskan Zainuddin, hari Sabtu ini Anggota BPBD beserta tim gabungan telah maksimal melakukan pencarian di hari terakhir. Menelusuri serta menyisir di sekitar Pulau Serang. Serta hal-hal yang dianggap mencurigakan di perairan kota Bontang, namun hasilnya tetap nihil.

Diberitakan sebelumnya, 2 dari 3 pemancing hilang di perairan Bontang, Minggu (8/1/2023). Sementara seorang pemancing lainnya berhasil selamat.

M Rizal (28), Imam Masjid Baiturrahim, Rawa Indah dipastikan selamat setelah berhasil diselamatkan oleh nelayan.

Sementara pemancing yang hilang tersebut adalah Setia Budi (51), Pengurus Masjid Al Muhajirin, Bukit Indah dan Didin Budianto (48) warga Sangatta.

Baca Juga:  Tahun Ini, Neni Janjikan Perlengkapan Sekolah Gratis Dibagikan Secara Menyeluruh

Didin Budianto sudah ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Jasadnya utuh dan masih mengenakan pakaian lengkap. (al)

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.