BONTANG – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang menganggarkan dana untuk colocation server pada anggaran perubahan tahun ini. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi dan peningkatan keamanan data, menyusul insiden server yang sempat terkena air.
Kepala Diskominfo Bontang, Anwar Sadat, menjelaskan colocation server akan memberikan berbagai manfaat seperti peningkatan performa dan uptime, penghematan biaya operasional, akses terhadap teknologi terbaru, konektivitas yang lebih baik, hingga keamanan dan skalabilitas sistem.
“Ini juga sekaligus untuk antisipasi data server kita,” ujar Kepala Diskominfo, Anwar Sadat usai sidak DPRD.
Untuk tahap awal, Diskominfo mengalokasikan anggaran colocation di tingkat provinsi. Selain itu, ada dua opsi tambahan lokasi lain yang sedang dipertimbangkan, yaitu Pusat Data Nasional dan fasilitas milik Produk Dalam Negeri atau Pinjaman Dalam Negeri.
“Baru dua tempat itu, yang ketiganya masih kami cari,” katanya.
Selain itu pihaknya juga tengah berencana untuk memiliki bangunan tersendiri untuk penempatan server mereka, lantaran kondisi yang sekarang masih belum memenuhi standar keamanan yang layak.
“Bangunan juga akan kami bahas, namun saat ini yang sudah kami anggarkan baru colocation dahulu,” tambahnya.
Penulis: Syakurah
Editor: Nicha




