BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menyayangkan insiden rusaknya server data milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akibat rembesan air hujan yang mengguyur beberapa waktu lalu. Ia menyebut insiden tersebut seharusnya tidak terjadi apabila ada perencanaan pemeliharaan yang matang sejak awal.
“Yang kita sesali itu kenapa enggak dari awal itu dilakukan rancangan pemeliharaan dengan dengan ketat dengan bagus,” pungkasnya, Kamis (24/7/2025).
Ia mengatakan, selama masih menggunakan ruangan dan bangunan lama alangkah baiknya melakukan monitoring dengan baik agar hal ini tidak berulang.
“Kita tahu bahwa server ini tulang punggung kita, ada beberapa kegiatan kemarin tidak bisa terlaksana,” tambahnya.
Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Pemkot Bontang berencana mengalokasikan anggaran pembangunan gedung khusus server dalam APBD murni tahun 2026. Gedung tersebut akan dibangun sesuai standar keamanan dan teknologi untuk penyimpanan data digital yabg lebih optimal.
“Bentuknya nanti bangunan, apakah ditaruh di daerah perkotaan atau Bontang Lestari, kita lihat nanti,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, beberapa server data milik Diskominfo mengalami error setelah terkena rembesan air hujan. Adapun atap dari ruangan tersebut rusak lantaran tertimpa oleh penangkal petir dan membuat atap rusak.
Penulis: Syakurah
Editor: Nicha R




