Bunga 6 Persen Dikeluhkan, Koperasi Merah Putih Dinilai Berat Dijalankan

BONTANG – Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang kembali melakukan sosialisasi terkait Koperasi Merah Putih, Rabu (10/9/2025) di Hotel Bintang Sintuk.

Dalam sosialisasi tersebut, bunga pinjaman sebesar 6 persen menjadi permasalahan utama. Masing-masing pengurus koperasi mengeluhkan beratnya pengembalian dana dengan beban bunga tersebut.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mengatakan program Koperasi Merah Putih sejatinya dirancang untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Namun, jika bunganya terlalu tinggi, masyarakat akan kesulitan mengakses dan memanfaatkan program ini.

“Kalau bunganya 6 persen, tentu cukup memberatkan. Karena itu, perlu ada kebijakan khusus agar suku bunga bisa diturunkan,” ujarnya.

Pengurus koperasi berharap adanya intervensi dari pemerintah provinsi hingga pusat, agar bunga pinjaman bisa ditekan ke angka 2–2,5 persen. Selain itu, mereka juga mengusulkan agar Bank Kaltimtara dilibatkan dalam penyaluran pembiayaan, tidak hanya bank-bank Himbara.

DKUMPP Bontang menyatakan, akan menindaklanjuti keluhan ini melalui surat resmi kepada Pemprov Kaltim. Usulan tersebut kemudian akan diteruskan hingga ke kementerian pusat terkait sebagai bahan pertimbangan kebijakan.

Baca Juga:  HUT ke-65 Pemprov, Pemkot Bawa Pulang Panji Pencegahan Korupsi

“Kita akan koordinasi, siapa tahu bisa turun, sehingga koperasi ini dapat berjalan,” tambahnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.