Kelurahan Belimbing Sukses Juara Umum MTQ Bontang Barat Ketiga Kalinya, Begini Strateginya

BONTANG – Kelurahan Belimbing kembali mengukir prestasi di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-16 tingkat Kecamatan Bontang Barat tahun 2025.

Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, Belimbing berhasil keluar sebagai juara umum. Dengan capaian ini, piala bergilir resmi menjadi milik tetap Kelurahan Belimbing.

Lurah Belimbing, Dwi Andriyani, menjelaskan kunci keberhasilan ini terletak pada strategi menambah jumlah peserta dibanding kelurahan lain. Tahun ini, Belimbing menurunkan 86 peserta, jumlah terbanyak di antara kelurahan lain.

“Ketika kita menargetkan juara umum, maka kita harus mempersiapkan jumlah peserta lebih banyak. Semakin banyak peserta, peluang untuk meraih juara juga semakin besar,” terangnya, Kamis (11/9/2025).

Ia menambahkan, kemenangan tidak semata-mata karena dominasi, melainkan juga karena ada beberapa cabang lomba yang minim peserta dari kelurahan lain. “Ada jenis lomba yang pesertanya terbatas, jadi peluang juara lebih besar,” katanya.

Untuk kelanjutan, para juara satu, dua, dan tiga di tingkat kecamatan akan mewakili Bontang Barat ke MTQ tingkat kota. Dengan demikian, tidak hanya Belimbing yang berkesempatan maju, tetapi seluruh kelurahan yang memiliki peserta berprestasi.

Baca Juga:  Bakal Luncurkan Program SSK, Tiap Sekolah Ada Pojok Kependudukan

Meski sudah tiga kali berturut-turut meraih juara umum, Dwi menegaskan pihaknya tidak hanya berfokus pada piala. Lebih dari itu, MTQ menjadi wadah pembinaan dan kesempatan anak-anak Belimbing untuk berprestasi di bidang Al-Qur’an.

“Prestasi di MTQ bukan hanya kebanggaan, tapi juga punya nilai tambah untuk anak-anak ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Bahkan sampai tingkat provinsi dan nasional, itu menjadi poin plus yang besar,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, pihak kelurahan selalu menyiapkan anggaran khusus untuk pembinaan. Mulai dari penyediaan seragam, uang transportasi, konsumsi, hingga kerja sama dengan KUA Bontang Barat, pesantren, serta TPA di wilayah Belimbing.

“Support itu penting. Kalau tidak dipersiapkan sejak awal, tentu akan menyulitkan para peserta. Jadi pembinaan ini harus konsisten, bahkan lebih ditingkatkan untuk persaingan berikutnya,” pungkasnya. (Sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.