BONTANG – Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali memakan korban. 2 warga Bontang meninggal dunia akibat DBD. Satu warga di Loktuan, dan satu lagi warga Kanaan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, Bahtiar Mabe membenarkan hal tersebut. Kedua orang yang meninggal dunia ialah orang tua, dan satunya lagi anak-anak masih duduk di bangku SMA.
“Iya benar ada yang meninggal akibat DBD, mereka masuk ke rumah sakit itu sudah demam sekitaran 5-7 hari. Jadi pas masuk ke rumah sakit, kondisinya sudah parah,” ucapnya saat ditemui, Selasa (16/9/2025).
Adanya kasus DBD hingga menyebabkan kematian, Bahtiar mengimbau masyarakat agar bisa melakukan penanganan untuk DBD secara menyeluruh, seperti bagaimana kebersihan tempat tinggalnya, tidak hanya dari sisi kesehatan saja.
“Contohnya perilaku yang paling buruk, dimana misalkan di rumah lingkungannya tidak bersih, ini juga sebagai pemicu. Jadi sekuat apapun kami dari Dinkes, jika tidak dibantu oleh masyarakat dari sisi lingkungannya pun tidak akan selesai kasus DBD itu,” tutupnya.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




