BONTANG – Salah satu pemilik kontrakan di daerah Bukit Indah mengeluhkan kontrakan miliknya yang dibuat kotor oleh sang penyewa. Pemilik kontrakan tersebut mendapati kontrakannya dalam kondisi menumpuk dan berserakan sampah. Hal ini disampaikan langsung oleh Nurfa, pemilik kontrakan.
Nurfa menceritakan, sang penyewa mengontrak di tempatnya dengan keadaan lingkungan yang sangat kotor dan jorok.
“Penyewa kontrakan ini seperti hidup dengan sampah di dalam, intinya tidak mau bersih-bersih. Bahkan sampah dan barang-barang penyewa ini bercampur menjadi satu,” ucapnya saat dihubungi, Minggu (28/9/2025).
Diketahui, penyewa ini telah mengontrak di tempat tersebut kurang lebih sekitar dua tahun lamanya. Mempunyai dua anak yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Karena kontrakan saya jadi penuh sampah, saya suruh penyewa ini untuk pindah. Dia pun pergi tanpa membawa barangnya, dan tak juga membereskan sampah-sampahnya yang ada,” tambahnya.
Mendapati perlakuan seperti itu, Nurfa sangat merasa kesal. Sebab dari penyewa tersebut tak ada sama sekali rasa tanggung jawabnya terhadap sampah-sampahnya yang ada di kontrakan. Terlebih lagi, sang penyewa pun juga sempat menunggak untuk pembayaran kontrakan.
“Kalau dihubungi selalu ada saja alasannya, padahal barang-barangnya masih ada semuanya dalam kontrakan. Bilang mau datang buat bereskan semua, sampai sekarang pun tidak ada muncul sama sekali,” jelasnya.
Tak hanya itu saja yang membuat Nurfa menjadi geram, ternyata penyewa ini juga sempat berhutang di warung mertuanya dengan totalan sekitar Rp 6,5 juta, tanpa sepengetahuan sang pemilik kontrakan.
“Utangnya itu untuk rokok dan segala macam, dan dia memintanya kalau tidak sama anakku ya sama suami ku. Setiap ditagih juga selalu janji terus, sampai sekarang tidak ada kabar,” ungkapnya.
Adanya kejadian seperti ini, Nurfa berharap nantinya tidak akan terjadi di tempat dan pemilik kontrakan lainnya di wilayah Bontang, sebagai antisipasi untuk menerima penyewa yang benar-benar bisa menjaga lingkungan serta membayar dengan tepat waktu.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




