Gaun Hijau dan Mahkota Enggang, Rere Dini Curi Perhatian di Panggung Nasional

BONTANG – Dunia tata rias kembali menunjukkan geliatnya di kancah nasional. Kali ini, Rere Dini, seorang Make Up Artist (MUA) asal Kota Bontang, sukses mencuri perhatian publik dalam ajang Gelar Karya MUA Community 2025 yang digelar di ICE BSD Serpong BSD City, Tangerang, Kamis (9/10/2025).

Acara tahunan yang diinisiasi oleh MUA Kompeten Indonesia ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi dan profesionalisme para penata rias di seluruh Tanah Air.

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan Seminar, Award, dan Gelar Karya yang menghadirkan parade mahakarya MUA muda berbakat dari berbagai daerah di Indonesia.

MUA Kompeten Indonesia didirikan sebagai wadah bagi para make up enthusiast baik pemula maupun profesional untuk saling mendukung, berbagi ilmu, dan meningkatkan kompetensi.

Melalui komunitas ini, para anggota difasilitasi untuk mendapatkkan ilmu dan tips seputar makeup/ seni tata rias, sertifikasi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKN). Tujuan utama komunitas ini tak hanya sebatas pengembangan keterampilan teknis, tetapi juga membangun sikap profesional dan semangat kolaborasi. “Berteman bukan berarti bersaing, tapi bersinergi dan saling berbagi rezeki,” menjadi semangat yang dipegang teguh para anggotanya.

Baca Juga:  Kalah di Perhitungan Cepat, Sutomo - Nasrullah Ucapkan Terima Kasih untuk Dukungan Masyarakat Bontang

Setiap tahun, komunitas ini rutin menggelar workshop, pelatihan, serta lomba yang menghadirkan profesional ternama di dunia tata rias. Dari tingkat kota hingga nasional, para anggota terus didorong untuk mengasah kemampuan dan memperluas jejaring di industri kecantikan.

Dalam ajang nasional kali ini, Rere Dini MUA Bontang (@reredini84) tampil menawan dengan karya bertema Beauty Of Borneo. Ia memadukan unsur budaya lokal Kaltim dalam rancangan busana dan properti yang dibuat sendiri, mulai dari mahkota berhias paruh burung enggang hingga gaun hijau berhampar kain panjang yang menggambarkan keanggunan dan kebebasan.

Sentuhan khas tersebut berhasil memikat perhatian para penonton.

Rere mengaku bangga dapat membawa ciri khas daerahnya ke pentas nasional. “Saya ingin menunjukkan bahwa Kaltim punya budaya yang sangat indah untuk diangkat ke dunia kecantikan. Setiap goresan kuas dan detail busana saya maknai sebagai bentuk cinta dan passion saya dibidang seni tata rias,” ungkapnya.

Menurutnya, event tahunan Gelar Karya MUA Community menjadi kesempatan berharga untuk belajar dan memperluas wawasan. “Di sini kita bisa mengenal teman-teman dari berbagai daerah, saling berbagi ilmu, menambah pengalaman, dan tentunya memperkenalkan karakter rias masing-masing daerah,” tambah Rere.

Baca Juga:  10 Terduga Pelaku Pemukulan di Kafe White Place Diamankan Polisi

Ajang seperti ini menjadi wadah penting bagi para MUA untuk menyalurkan kreativitas, bertemu profesional, serta memperluas karier di industri kecantikan. Selain kompetisi, kegiatan ini juga mendorong inovasi dalam pemilihan model, tata rias, hair do, dan busana agar menghasilkan satu kesatuan tampilan (total look) yang harmonis.

Ke depan, diharapkan para MUA Indonesia dapat terus mengembangkan kemampuan teknik dan karakter unik masing-masing, sehingga mampu bersaing tidak hanya di level nasional, tetapi juga internasional. (MK)

Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.