BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bakal mendistribusikan sebanyak 3.000 tablet pintar untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Bontang. Penyaluran tablet tersebut akan berlangsung di November 2025 mendatang.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha menyampaikan, bahwa penggunaan tablet sebagai salah satu pendukung dalam pembelajaran, yang dimana saat ini pembelajaran digital telah berjalan mulai kelas delapan dan sembilan.
Tablet tersebut nantinya tidak dibagikan secara langsung ke para siswa-siswi. Akan tetapi tablet akan diserahkan ke pihak sekolah, dan digunakan saat pembelajaran berlangsung.
“Jadi tablet dipakai untuk belajar, dan juga bakal disimpan di sekolah. Sehingga tak boleh dibawa pulang,” ucapnya saat dihubungi, Sabtu (11/10/2025).
Anggaran dalam pengadaan tablet tersebut berkisar Rp 29 miliar, dengan spesifikasi 5G dan RAM 6 GB, ditambah dengan ruang penyimpanan 128 GB.
“Saya tambahkan mengapa tablet tidak diperbolehkan bawa pulang, takutnya dipakai untuk game atau sebagainya, bukan buat belajar. Maka lebih baik disimpan di sekolah, dan digunakan saat pembelajaran,” tutupnya.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




