SAMARINDA – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Timur, Bambang Arwanto, menegaskan pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Ia menilai, efektivitas kebijakan subsidi harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kalau ada pihak-pihak yang merasa dirugikan atau tidak tepat sasaran, itu memang kewenangannya di pusat. Kita di daerah hanya bisa berkoordinasi dengan Pertamina dan pemerintah provinsi agar distribusi lebih tertib,” ujar Bambang, Rabu (15/10/2025) di Samarinda.
Bambang menambahkan, pemerintah daerah mendorong agar subsidi BBM tidak salah sasaran dan tidak menimbulkan antrean panjang di lapangan akibat penyalahgunaan distribusi.
“Subsidi itu harus tepat sasaran. Jangan sampai masyarakat yang seharusnya tidak berhak justru menikmati subsidi, sementara yang membutuhkan malah tidak dapat,” tegasnya.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kaltim bersama ESDM terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan mekanisme distribusi dan penyaluran subsidi berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
“Kami tetap berkomunikasi dengan Pertamina dan Gubernur Kaltim agar kebijakan subsidi ini dijalankan dengan tertib, adil, dan sesuai kebutuhan masyarakat di daerah,” tutup Bambang. (MK)
Editor: Agus S




