BONTANG — Pemerintah Kota Bontang meresmikan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) untuk Kelurahan Bontang Baru dan Kelurahan Satimpo. Sekaligus dirangkai dengan Bimbingan Teknis Relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA), di Aula MUI Bontang, Selasa (28/10).
“Pemerintah Kota Bontang terus berkomitmen untuk mewujudkan kota yang inklusif, aman, dan nyaman bagi semua warganya — tanpa terkecuali perempuan dan anak-anak. Melalui program KRPPA, kita ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi juga tentang rasa aman, partisipasi, dan keadilan sosial,” ungkap Staf Ahli Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM, Lukman.
Ia menambahkan, Pemkot Bontang juga menginisiasi Ruang Bersama Indonesia (RBI) — sebuah gerakan yang mendorong sinergi antara pemerintah daerah, lembaga masyarakat, dan dunia usaha untuk menciptakan lingkungan yang setara dan bebas kekerasan bagi perempuan dan anak.
“Kita ingin menjadikan Bontang sebagai kota pelopor dalam memastikan tidak ada satu pun warga, terutama perempuan dan anak, yang tertinggal dalam arus pembangunan. Semoga melalui peluncuran KRPPA ini, semakin banyak perempuan Bontang yang berani bersuara, berdaya, dan berperan aktif, serta semakin banyak anak-anak yang tersenyum karena merasa aman dan dihargai,” imbuhnya.
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap gerakan ini, kegiatan launching KRPPA ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak, oleh Wali Kota Bontang, Ketua TP PKK, Kepala DP3AKB, serta para Relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) Kota Bontang.
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat implementasi kebijakan ramah perempuan dan peduli anak di tingkat kelurahan. Melalui dua KRPPA yang telah diluncurkan, Pemkot Bontang berharap seluruh kelurahan ke depan dapat menerapkan prinsip-prinsip partisipatif, setara, dan aman bagi perempuan dan anak, sekaligus menjadikan Bontang sebagai kota percontohan di Kalimantan Timur.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




