Borneo FC Gilas Dewa United 4-0, Catat Rekor Sembilan Kemenangan Beruntun

SAMARINDA – Dominasi yang menghancurkan! Stadion Segiri menjadi saksi bisu keperkasaan absolut Borneo FC yang malam tadi, Rabu (5/11/2025), menggilas Dewa United dengan skor telak 4-0. Kemenangan ini bukan sekadar mengamankan tiga poin, tetapi juga mengukir sejarah baru: sembilan kemenangan beruntun sejak kick-off musim ini, mengukuhkan mereka di puncak klasemen dengan 27 poin sempurna.

Borneo FC, yang dijuluki Pesut Etam, tampil tanpa kompromi dan membuktikan diri sebagai tim terkuat di BRI Super League saat ini.

Laga berjalan sesuai skenario tuan rumah. Bek jangkung asal Burundi, Christophe Nduwarugira, membuka keran gol pada menit ke-16 lewat sundulan keras hasil eksekusi tendangan sudut yang matang. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Borneo FC berubah menjadi badai yang tak terhentikan. Bomber andalan mereka, Mariano Peralta, memulai pesta gol babak kedua lewat eksekusi penalti di menit ke-70. Tak lama berselang, Joel Vinicius turut mencatatkan nama di papan skor (79′). Puncaknya, Mariano Peralta menutup kemenangan telak ini dengan brace-nya di masa injury time (90+5′), mengirim Dewa United pulang dengan kekalahan memalukan.

Baca Juga:  PWI Kutai Barat Raih Dua Perunggu di Porwada Kaltim 2025

Pelatih kepala Borneo FC, Fabio Lefundes, terlihat puas namun tetap membumi. Ia menegaskan performa luar biasa timnya adalah hasil dari perencanaan matang dan kerja keras, bukan faktor keberuntungan.

“Pertandingan ini sangat kami pelajari dengan baik. Kami mengidentifikasi apa yang bisa mereka bawa dan kami menyusun tim untuk bermain dengan cara yang akan membuat mereka lebih rentan,” jelas Lefundes pasca-laga.

Menurut pelatih asal Brasil ini, kunci kemenangan Borneo FC adalah kepercayaan diri pemain yang sepenuhnya memahami dan menjalankan ide permainan yang ia tanamkan. “Ketika mereka sudah percaya diri dan membeli ide kami, maka kecenderungannya adalah kami bisa memainkan pertandingan yang hebat. Hari ini, tim kami sangat sulit ditaklukkan,” tambahnya.

Lefundes memberikan apresiasi besar kepada staf pelatihnya, yang disebutnya berperan 90% dalam keberhasilan tim. Analisis mendalam dan adaptasi strategi cepat menjadi kunci sukses Pesut Etam di lapangan.

Lebih dari sekadar tim, Borneo FC juga dikenal karena rasa kekeluargaan yang kuat. Pencetak gol pembuka, Nduwarugira, menegaskan bahwa ikatan di luar lapangan menjadi fondasi utama performa mereka.

Baca Juga:  Borneo FC Bidik Kemenangan ke-10 Saat Tantang Semen Padang di Agus Salim Stadium

“Kami sangat kuat di lapangan, karena semua dimulai dari luar lapangan. Di luar lapangan, kami sudah seperti keluarga. Kami semua sangat percaya pada ide yang disampaikan oleh pelatih,” kata Nduwarugira, sambil mendedikasikan golnya untuk sang istri.

Meski berada di puncak performa, Borneo FC tak ingin terlena. Fokus kini beralih ke laga tandang melawan Semen Padang. Lefundes menegaskan bahwa pemulihan fisik pemain menjadi prioritas utama.

“Pertandingan melawan Padang akan berbeda. Kami tidak ingin terlalu banyak menguras tenaga mereka karena yang lebih penting adalah pemulihan fisik,” tutup Lefundes, memastikan mesin kemenangan Borneo FC tetap terawat prima. (MK).

Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.