BONTANG – Pemkot Bontang melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) Kota Bontang menggelar upacara bendera memperingati Hari Pahlawan Nasional tahun 2025 di halaman Makodim 0908/BTG, Senin (10/11). Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, bertindak sebagai inspektur upacara.
Wawali menyampaikan pesan Menteri Sosial RI, Saefullah Yusuf, yang menegaskan bahwa kepahlawanan bukan hanya gelar, tetapi cermin perjuangan tanpa pamrih.
“Pahlawan bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini. Kemerdekaan tidak jatuh dari langit, tapi lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,” ucapnya membacakan amanat Mensos.
Ia menambahkan, semangat juang para pahlawan kini harus diterjemahkan dalam perjuangan membela yang lemah, menegakkan keadilan, serta memastikan seluruh anak bangsa mendapatkan kesempatan yang sama dalam kemajuan.
Agus Haris juga mengaitkan nilai kepahlawanan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari penguatan ketahanan nasional, pemerataan pendidikan, penegakan keadilan sosial, hingga pembangunan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.
“Seperti pesan Pahlawan Nasional asal Borneo, Pangeran Antasari: Hidup untuk rakyat, mati untuk kehormatan. Semangat itu harus terus kita hidupkan,” tegasnya.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




