Kebakaran Landa Ruko di Sirad Salman, Jeritan Minta Tolong Terdengar dari Lantai Dua

SAMARINDA – Kebakaran besar menghanguskan dua bangunan, termasuk sebuah ruko yang difungsikan sebagai coffee shop, di Jalan Sirad Salman, Kelurahan Air Putih, Samarinda Ulu, Minggu malam (7/12). Insiden yang terjadi sekitar pukul 19.00 WITA itu berlangsung cepat dan memaksa petugas pemadam serta relawan bergerak ekstra di tengah kondisi listrik PLN yang masih menyala.

Petugas dan relawan berupaya memadamkan api di lokasi kejadian. (Dimas/MKN)

Pantauan Media Kaltim di lokasi menunjukkan api pertama kali muncul dari lantai dua ruko yang menjadi tempat nongkrong anak muda. Salah seorang saksi mata, Saldi, mengungkapkan bahwa api yang awalnya kecil tiba-tiba berkobar dalam hitungan menit.

“Saya lihat api dari atas lantai 2, awalnya kecil aja padahal. Terus, selang lima menit apinya makin membesar dari lantai 2,” ucap Saldi.

Ia juga mengaku mendengar suara teriakan dari penghuni di lantai dua, tepat sebelum api membesar. “Dia minta tolong sambil teriak. Tadi ada suara ledakan, tapi cuman kecil aja pas sudah besar apinya,” tuturnya.

Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan Disdamkar Samarinda, Ahmad Supriyanto, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan pada pukul 19.00 WITA dan langsung mengerahkan pasukan dari dua posko berbeda.

Baca Juga:  Pelajar SMA Diajak Daftar Seleksi Paskibraka PPU 2026

“Kita langsung meluncurkan unit dari Posko 3, kemudian karena melihat situasi yang ada, kita meminta bantuan dari Posko 1 dengan meluncurkan dua unit. Jadi totalnya dua posko yang diturunkan,” terang Ahmad Supriyanto.

Ruko berlantai tiga dengan empat pintu itu menjadi titik pusat api, sementara satu ruko di sampingnya turut terdampak. Para petugas harus berhati-hati dalam pemadaman karena listrik PLN belum diputus ketika tim mulai bekerja, sehingga beberapa relawan menerapkan teknik pemadaman khusus agar aman dari sengatan listrik.

Meski demikian, kerja cepat tim pemadam membuahkan hasil. Api berhasil dilokalisir dalam waktu kurang dari satu jam sebelum memasuki tahap pendinginan.

“Kendala dalam pemadaman karena posisi di pinggir jalan raya, dan air juga lumayan banyak, jadi agak mudah aja kita melakukan penanganan. Hampir setengah jam sudah mulai tahap pendinginan, alhamdulillah,” jelasnya.

Dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, tetapi kerugian material diperkirakan cukup besar. (dm)

Editor: Agus S

Baca Juga:  IHSG Awal Pekan Ditutup Menguat, Sektor Energi dan Digital Jadi Penopang
Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.