Butuh Penanganan Cepat! Jalan ITCI Km 8 Ambrol Separuh Badan, Akses Warga Binuang–Telemow–Maridan Terancam Putus

PPU – Akses utama masyarakat Desa Binuang menuju Telemow dan Kelurahan Maridan kini dalam kondisi mengkhawatirkan. Jalan poros ITCI di Kilometer 8 ambrol hingga separuh badan jalan, menyisakan lubang cukup dalam yang rawan menimbulkan kecelakaan, terutama bagi kendaraan berbobot besar maupun berukuran lebar.

Kerusakan ini bukan kali pertama terjadi. Upaya darurat sebenarnya telah dilakukan dengan menimbun area yang longsor menggunakan tanah urug dari dump truck. Namun curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir, ditambah derasnya limpasan air dari tanjakan, membuat timbunan tersebut kembali tergerus dan perlahan hanyut.

Kondisi jalan yang kian parah itu kemudian diunggah ke media sosial oleh Pachrian Ian, salah satu perangkat Desa Binuang. Unggahannya sontak menarik perhatian warganet dan memunculkan kekhawatiran banyak pihak.

“Mohon disampaikan kepada kendaraan berat untuk berhati-hati karena pasca hujan,” tulisnya pada Minggu (7/12/2025).

Unggahan itu dipenuhi komentar warga yang turut resah dengan situasi tersebut. “Izin share Minnn,” komentar Erni Susan, warga Binuang, menandakan perlunya penyebaran informasi agar pengguna jalan lebih waspada.

Baca Juga:  Polda Kaltim Tetapkan 3 Tersangka Skandal RPU Rp 25 M

Sebagai informasi, jalan ITCI bukanlah jalan milik desa, melainkan akses perusahaan PT ITCI Kartika Utama. Infrastruktur tersebut telah lama menjadi jalur vital warga, baik ketika perusahaan masih beroperasi besar maupun saat aktivitasnya menurun seperti sekarang. Jalan ini menjadi rute utama masyarakat Binuang, Telemow, dan Kelurahan Maridan untuk keluar-masuk kampung. Bila jalan benar-benar putus, warga terpaksa harus memutar jauh melalui jalur Maridan–Riko (Mariko).

Melihat kondisi lapangan yang semakin memburuk, penanganan sementara tidak lagi cukup. Diperlukan tindakan lebih serius dari pihak terkait, terutama PT ITCI Kartika Utama, dengan material yang lebih solid serta dukungan alat berat agar jalan ini tidak benar-benar terputus dan membahayakan pengguna.(rz)

Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.