Disdikbud Tegaskan Pesta Laut Bontang Kuala Tetap Berbasis Tradisi Warga

BONTANG — Tradisi Pesta Laut di Bontang Kuala, dipastikan akan tetap digelar sesuai pakem budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Pemerintah Kota Bontang menegaskan, tidak akan mengintervensi konsep acara, meski dukungan anggaran dan fasilitas tetap diberikan.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparuddin, mengatakan peran pemerintah dalam agenda tersebut hanya sebatas pendukung. Seluruh konsep hingga pelaksanaan kegiatan tetap menjadi kewenangan penuh masyarakat Bontang Kuala.

Menurutnya, Pesta Laut merupakan ritual adat yang memiliki nilai kearifan lokal tinggi, sehingga tidak bisa diperlakukan seperti agenda hiburan modern. Pemerintah memilih menghormati tradisi dengan tidak mengubah susunan acara yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

“Ini bukan event yang bisa dikreasikan bebas. Ada nilai adat yang harus dijaga, karena itu pemerintah tidak masuk ke ranah konsep,” jelasnya.

Ia membandingkan Pesta Laut dengan Bontang City Carnival (BCC) yang sepenuhnya digagas oleh pemerintah. Pada event seperti BCC, ruang inovasi lebih terbuka karena tidak terikat dengan tradisi adat tertentu.

Meski demikian, Disdikbud memastikan Pesta Laut tetap memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Keterlibatan pelaku UMKM disebut akan kembali diakomodasi, sebagaimana pada berbagai kegiatan budaya lain yang digelar di Kota Bontang.

Baca Juga:  Pogba Bontang Juara I FJL, Wakili Kaltim di Tingkat Nasional

“UMKM selalu dilibatkan. Polanya sudah berjalan di setiap event, termasuk kegiatan budaya,” pungkas Saparuddin.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.