BONTANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang memastikan kondisi banjir rob yang sempat melanda sejumlah wilayah pesisir pada Sabtu (20/12/2025), telah sepenuhnya surut dan tidak menimbulkan dampak serius bagi masyarakat.
Pemantauan dilakukan BPBD Bontang sejak Sabtu sore, bertepatan dengan jadwal pasang surut air laut. Adapun wilayah yang terdampak banjir rob meliputi Kelurahan Guntung, Kelurahan Gunung Elai, dan Kelurahan Bontang Kuala.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bontang, Ismail mengatakan, berdasarkan laporan petugas di lapangan sekitar pukul 17.22 WITA, banjir rob terpantau berangsur surut. Meski masih ditemukan genangan air sisa di beberapa titik jalan, situasi secara umum dinyatakan aman dan terkendali.
“Tidak ada korban jiwa maupun laporan kerugian material akibat kejadian ini. Aktivitas masyarakat juga telah kembali berjalan normal,” ujarnya.
Selama kejadian, tim BPBD melakukan pemantauan langsung di titik-titik rawan, mendokumentasikan kondisi lapangan, serta melaporkan perkembangan secara real-time kepada Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Kota Bontang.
BPBD Bontang mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap waspada terhadap potensi banjir rob, khususnya pada jam-jam rawan pasang air laut. Monitoring rutin akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi jika terjadi kejadian serupa.
“Koordinasi lintas sektor juga terus diperkuat untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir rob yang berulang,” tutup BPBD.
Berdasarkan pantauan media, banjir rob di beberapa titik rawan seperti di belakang Bank Dhanarta tidak naik hingga ke jalanan, volume air sungai dan parit cenderung masih tinggal namun tidak membanjiri wilayah sekitar.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




