Agus Budi Resmi Jabat Plt Sekda Balikpapan, Wali Kota Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Berjalan

BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan memastikan kesinambungan roda pemerintahan tetap terjaga menyusul penunjukan Agus Budi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah. Agus Budi resmi dilantik oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, pada Rabu (24/12/2025), menggantikan Muhaimin yang mendapat penugasan di Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Wali Kota Rahmad Mas’ud menyampaikan bahwa penugasan Muhaimin ke tingkat provinsi merupakan bentuk kepercayaan sekaligus pengakuan atas kapasitas dan kinerja yang selama ini ditunjukkan di lingkungan Pemkot Balikpapan. Menurutnya, kehadiran Muhaimin di Pemprov Kaltim diharapkan dapat memperkuat sinergi dan pengawalan program pembangunan Balikpapan di level provinsi.

“Pak Muhaimin mendapat penugasan di provinsi. Ini sebuah kepercayaan yang sangat baik untuk membantu mengawal visi, misi, serta program pembangunan Kota Balikpapan di tingkat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” ujar Rahmad Mas’ud usai pelantikan.

Terkait penunjukan Agus Budi sebagai Plt Sekda, Rahmad menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil murni berdasarkan kebutuhan organisasi dan pertimbangan profesional. Ia menepis anggapan adanya faktor nonteknis di luar kepentingan birokrasi.

Baca Juga:  Selama Libur Sekolah, SPPG Rapel Penyaluran MBG untuk 3.403 Siswa di Tenggarong

“Penunjukan ini semata-mata untuk menjaga kesinambungan pemerintahan. Kami melihat rekam jejak dan pengalaman birokrasi Pak Agus Budi yang cukup panjang, mulai dari Bappeda hingga BKAD. Beliau adalah pejabat senior yang kami nilai mampu menjalankan tugas ini,” jelasnya.

Dengan ditunjuknya Plt Sekda yang baru, Rahmad berharap seluruh program prioritas Pemerintah Kota Balikpapan tetap berjalan tanpa hambatan, termasuk agenda pembangunan strategis yang telah direncanakan. Ia juga menegaskan bahwa kewenangan Plt Sekda telah diatur dalam ketentuan perundang-undangan sehingga tidak mengganggu jalannya pemerintahan dan pengambilan keputusan strategis.

Sementara itu, Plt Sekda Kota Balikpapan, Agus Budi, menyatakan kesiapannya untuk langsung bekerja, terutama dalam mengawal penyusunan dan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026. Ia menegaskan fokus pemerintah daerah tetap diarahkan pada program-program strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“APBD 2026 akan kami kawal dengan memprioritaskan program strategis yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat, tentunya sejalan dengan RPJMD Wali Kota,” ujar Agus.

Agus mengakui tantangan fiskal menjadi pekerjaan besar yang harus dihadapi, terutama akibat pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) yang mencapai Rp1,55 triliun. Kondisi tersebut, kata dia, berdampak pada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan menuntut pengelolaan anggaran yang lebih cermat.

Baca Juga:  Hadapi Potensi Bencana, Polda Kaltim–TNI Kerahkan Ribuan Personel dalam Simulasi Besar di Balikpapan

Meski demikian, Agus menegaskan komitmennya untuk menjaga efektivitas dan efisiensi anggaran agar program prioritas tetap dapat dijalankan sesuai target yang telah ditetapkan.

Ia menambahkan, masa jabatannya sebagai Plt Sekda diperkirakan berlangsung sekitar tiga bulan hingga ditetapkannya Sekretaris Daerah definitif. Selama periode tersebut, Agus berkomitmen menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

“Saya akan berupaya menjalankan tugas ini sebaik-baiknya sampai Sekda definitif ditetapkan,” pungkasnya. (ap)

Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.