BONTANG – Menatap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 di Kabupaten Paser, Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Bontang menyiapkan langkah selektif. Dari total 63 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan, Bontang menargetkan mengirim 56 cabor dengan usulan anggaran sebesar Rp 7 miliar, difokuskan pada kesiapan atlet dan peluang prestasi.
Dari 63 Cabang Olahraga (Cabor) yang nantinya akan dipertandingkan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kabupaten Paser di 2026 mendatang, kontingen Kota Bontang siap mengirimkan sebanyak 56 Cabor dengan mengajukan anggaran sebesar Rp 7 miliar.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bontang, Jamaluddin mengatakan bahwa pihaknya akan memberangkatkan cabor yang benar-benar siap untuk bertanding. Baik secara administrasi, kuota atlet, maupun peluang perolehan medali.
“Kalau pun tidak bisa meraih medali, ya pastinya cabor tersebut tidak akan kami berangkatkan. Ini masih ada waktu berapa bulan ke depan, bisa saja dari 56 cabor itu nanti, yang berangkat tidak sampai 56,” ucapnya saat ditemui, Selasa (30/12/2025).
Pihak KONI Bontang mengajukan anggaran sekitar Rp 7 miliar, terhitung mulai dari perlengkapan atlet dari atas sampai bawah, termasuk biaya akomodasi dan transportasi.
“Ini untuk anggaran belum terkonfirmasi, karena masuk di anggaran perubahan. Soalnya pertandingannya berlangsung di November 2026. Dari anggaran Rp 7 miliar ini, sekitar Rp 5 miliar untuk keberangkatan beserta atribut, sedangkan Rp 1 miliar untuk biaya TC,” tambahnya.
Sedangkan persiapan untuk TC sendiri, kontingen Bontang beralih ke masing-masing cabor, di mana pihak KONI Bontang belum menyelenggarakan TC terpusat bagi para atlet.
“Iya, kalau untuk TC, kami kembalikan ke masing-masing cabor, soalnya di 2026 sejalannya menuju Porprov pastinya mereka TC mandiri di setiap cabor,” tutupnya.
Penulis: Dwi S
Editor: Agus S




