48 Ambulans Relawan Disiagakan, Samarinda Perkuat Layanan Medis di Malam Tahun Baru

Berdoa bersama relawan Kota Samarinda. (Dimas/Media Kaltim)

– Pengamanan malam pergantian tahun di Kota Samarinda tidak hanya mengandalkan aparat TNI, Polri, dan Pemerintah Kota. Puluhan relawan kemanusiaan turut memperkuat pengamanan dengan menyiagakan 48 unit ambulans yang siap memberikan layanan medis selama 24 jam penuh pada malam tahun baru, Selasa (30/12/2025).

Kesiapan tersebut ditandai dengan apel siaga relawan yang dipusatkan di kawasan Taman Samarendah. Puluhan ambulans tampak berjejer rapi dengan lampu rotator menyala, menjadi simbol kesiapan personel relawan dalam mendukung keamanan dan keselamatan masyarakat di Kota Tepian.

Ketua Info Taruna Samarinda (ITS), Joko Iswanto atau Jokis, menjelaskan bahwa seluruh armada telah dipetakan untuk menjangkau seluruh wilayah Kota Samarinda. Penempatan ambulans difokuskan pada titik-titik strategis dan pusat keramaian yang diperkirakan menjadi lokasi konsentrasi warga saat perayaan malam tahun baru.

“Berdasarkan pendataan, ada 48 unit ambulans relawan yang kami siagakan. Seluruhnya tersebar di 10 kecamatan sesuai wilayah kerja masing-masing relawan,” ujar Jokis usai apel siaga.

Untuk memastikan respons cepat di lapangan, seluruh relawan dibekali alat komunikasi handy talky (HT). Sistem komunikasi ini disiapkan agar koordinasi berjalan lancar, terutama saat menangani situasi darurat seperti kecelakaan lalu lintas, kebakaran, atau warga yang membutuhkan pertolongan medis di tengah kerumunan massa.

Baca Juga:  Pengumpulan Baru 50 Persen, DPRD Targetkan Zakat ASN Kaltim Tembus Rp50 Miliar per Tahun

Jokis menegaskan, apel siaga menjadi tahapan penting sebelum relawan diterjunkan ke pos masing-masing. Selain memastikan kesiapan armada, kegiatan ini juga bertujuan mengecek kondisi fisik personel serta memperkuat koordinasi lintas komunitas relawan.

“Kami ingin alur komunikasi benar-benar efektif. Jika terjadi insiden di satu titik, ambulans terdekat bisa langsung bergerak untuk memberikan pertolongan pertama secepat mungkin,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan darurat. Warga dapat menghubungi call center 112 atau 110, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana pelaporan cepat jika terjadi kejadian darurat di lingkungan sekitar.

Langkah kesiapsiagaan para relawan ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Samarinda. Pelaksana Tugas Asisten I Pemerintah Kota Samarinda, Asli Nuryadin, menilai kehadiran relawan medis menjadi elemen penting dalam menjaga rasa aman masyarakat.

“Peran relawan medis ini sangat luar biasa. Mereka sangat membantu pemerintah dan aparat keamanan dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sinergi seperti ini sudah terbukti efektif dalam berbagai penanganan kejadian sebelumnya,” ungkap Asli.

Baca Juga:  Jembatan Nibung Beroperasi, Biaya Feri Rp400 Ribu Tak Perlu Lagi

Dengan dukungan ratusan relawan dan puluhan unit ambulans yang disiagakan, Pemerintah Kota Samarinda berharap perayaan malam pergantian tahun dapat berlangsung aman, tertib, dan terkendali, sekaligus meminimalkan risiko gangguan kesehatan dan keselamatan warga. (Dim)

Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.