NUSANTARA — Hari pertama 2026 langsung mencatat lonjakan kunjungan besar ke kawasan Ibu Kota Nusantara. Dalam satu hari, arus kendaraan pengunjung menembus angka 10.148 unit, menandai tingginya antusiasme masyarakat yang memanfaatkan libur Tahun Baru untuk melihat langsung perkembangan ibu kota baru Indonesia.
Data tersebut tercatat hingga pukul 17.26 Wita, Kamis (1/1/2026). Ribuan kendaraan dari berbagai daerah memadati akses masuk kawasan IKN, menciptakan suasana ramai sejak pagi hingga sore hari. Pengunjung datang tidak hanya untuk berwisata, tetapi juga ingin menyaksikan secara langsung wajah pembangunan Nusantara yang selama ini mereka lihat melalui pemberitaan.

Di tengah padatnya kunjungan, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, hadir langsung di lapangan. Ia tampak menyapa pengunjung dengan santai, berbincang, serta melayani permintaan foto bersama warga yang antusias.
Kehadiran Basuki—yang akrab disapa Pak Bas—menjadi perhatian tersendiri. Tanpa protokoler berlebihan, ia berbaur dengan masyarakat yang memadati kawasan, menciptakan suasana akrab di tengah keramaian libur Tahun Baru.
Momen unik terjadi ketika Basuki singgah di salah satu stan pelukis yang berada di kawasan IKN. Dengan gaya rileks, ia meminta sang pelukis melukis potret dirinya. Basuki duduk santai selama proses melukis berlangsung, sementara sejumlah pengunjung berhenti, menyaksikan, dan mengabadikan momen tersebut.

Kepadatan pengunjung semakin terasa nyaman karena cuaca yang bersahabat. Sepanjang hari, kondisi cerah, tidak terlalu panas, dan tanpa hujan membuat masyarakat betah berkeliling kawasan.
Pengunjung tampak antusias menyusuri area IKN, mengamati berbagai bangunan dan infrastruktur yang telah berdiri. Banyak di antara mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk berfoto, sekaligus mendengarkan penjelasan mengenai konsep pembangunan IKN yang mengedepankan keberlanjutan, tata kota hijau, dan ramah lingkungan.
Lonjakan kunjungan di hari pertama 2026 ini menjadi sinyal kuat besarnya rasa ingin tahu dan harapan publik terhadap IKN. Pemerintah menilai antusiasme masyarakat sebagai modal sosial penting untuk menjaga kepercayaan publik, seiring progres pembangunan ibu kota baru yang terus berjalan dari waktu ke waktu. (insan)
Editor: Agus S




