BONTANG – Terkait rencana penarikan retribusi di Pulau Beras Basah, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang, Eko Mashudi menegaskan kebijakan tersebut belum diterapkan dalam waktu dekat.
Saat ini, pemkot masih fokus pada pembenahan fasilitas dasar, seperti kebersihan, keamanan, dan sarana tambat kapal.
Rencana retribusi nantinya tidak dibebankan langsung ke pengunjung, melainkan melalui jasa kapal wisata yang memanfaatkan fasilitas tambat milik pemerintah. Skema ini masih menunggu pengaturan lebih lanjut dalam peraturan daerah.
“Kami tidak ingin menarik retribusi sementara fasilitas belum siap. Jangan sampai masyarakat membayar, tapi pelayanan belum maksimal,” tegasnya, Selasa (13/1/2026).
Saat ini pihaknya tengah membahas pembenahan sistem, seperti penataan gazebo serta penerapan sistem tiket masuk yang ke depannya diharapkan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Adapun penerapan kebijakan membutuhkan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat, lantaran kebiasaan tidak mudah diubah. Maka perlu pembiasaan terlebih dahulu.
“Jadi masyarakat tidak beranggapan kalau dulu gratis, sekarang malah dipungut biaya,” tutupnya.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




