BONTANG – Pemerintah Kota Bontang mengalokasikan anggaran sebesar Rp46 miliar untuk renovasi Rumah Sakit Taman Sehat atau rumah sakit tipe D, pada tahun ini.
Renovasi tersebut ditargetkan rampung dan rumah sakit dapat beroperasi paling lambat Agustus, guna mengurai kepadatan pelayanan di RSUD Bontang.
Anggaran tersebut difokuskan untuk renovasi menyeluruh fasilitas rumah sakit, bukan pembangunan baru. Beberapa fasilitas yang menjadi prioritas pembenahan di antaranya Unit Gawat Darurat (UGD), laundry, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya.
“Ini renovasi satu paket, tidak dipecah-pecah. Banyak item yang dikerjakan, termasuk fasilitas yang kemarin menjadi kekurangan,” kata kepala Dinas Kesehatan, Bahtiar Mabe.
Saat ini proses pengadaan sedang berjalan. Dinkes telah memulai tahapan administrasi untuk dimasukkan ke Unit Layanan Pengadaan (ULP), menyusul kebijakan baru yang mewajibkan seluruh proses pengadaan pemerintah daerah dilaksanakan melalui ULP.
Selain infrastruktur, ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi tantangan dalam pengoperasiannya . Terdapat dua skema pemenuhan tenaga kesehatan, yakni dengan redistribusi SDM dari puskesmas dan rumah sakit pemerintah, serta rekrutmen baru apabila jumlah tenaga masih belum mencukupi.
Terkait akses, area parkir rumah sakit saat ini sudah dapat dimanfaatkan meski kondisi lapangan masih belum maksimal. Bangunan parkir yang tersedia baru terdiri dari dua lantai, meski awalnya direncanakan tiga lantai. Pengembangan lanjutan akan dilakukan secara bertahap setelah rumah sakit difungsikan.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




