BONTANG – Data penyerapan tenaga kerja hasil dari Job Fair Kota Bontang 2025 lalu, hingga kini belum sepenuhnya final. Hal ini disebabkan, masih adanya sejumlah perusahaan dan lembaga yang belum melaporkan hasil akhir proses rekrutmen dan penempatan peserta kepada Disnaker Bontang.
Berdasarkan rekapitulasi data Disnaker, total kebutuhan yang dibuka dalam Job Fair 2025 mencapai 766 posisi, yang terdiri atas 310 lowongan kerja, 287 pelatihan kerja, 69 pemagangan, dan 100 sertifikasi.
Sementara itu, jumlah pelamar yang tercatat mencapai 5.312 orang, dengan rincian 3.613 pelamar lowongan kerja, 1.230 pelamar pelatihan, 326 pelamar magang dan 143 pelamar sertifikasi.
Adapun jumlah penempatan yang sudah terlapor hingga saat ini baru mencapai 397 orang, meliputi 110 orang penempatan lowongan kerja, 164 orang penempatan pelatihan, 46 orang oenempatan magang, dan 77 orang penempatan sertifikasi.
Ia mengakui, angka tersebut kemungkinan masih akan bertambah karena sejumlah perusahaan masih dalam tahap seleksi akhir. Ia menyebut proses rekrutmen di beberapa perusahaan bisa memakan waktu cukup lama, bahkan hingga satu tahun.
“Beberapa perusahaan memang memiliki prosedur seleksi yang panjang, sehingga laporan penempatannya belum masuk ke kami. Kami terus berkoordinasi dan meminta mereka segera menyampaikan hasilnya,” ujarnya.
Disnaker juga telah menginstruksikan perusahaan dan lembaga terkait, untuk segera melaporkan hasil rekrutmen melalui grup komunikasi Job Fair 2025, agar data dapat diperbarui secara berkala.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




