SANGATTA – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Yos Sudarso I, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur, Kamis (5/2/2026). Truk box mundur di putaran balik (U-Turn) menabrak pengendara lainnya.
Satu unit truk box Mitsubishi Canter warna kuning, diduga menghantam sepeda motor Honda yang berada tepat di belakangnya. Benturan keras tak terhindarkan lantaran motor berada di area blind spot.
Akibat insiden tersebut, tiga orang dilaporkan mengalami luka berat dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), truk yang dikemudikan pria berinisial S melaju dari arah Hotel Kutai Permai menuju kawasan Buana Mekar. Saat sampai di U-Turn depan Boss Cafe, pengemudi bermaksud memutar balik.
Namun karena ruang putar sempit, truk tidak bisa berbelok sempurna. Alih-alih mencari jalur aman, sopir justru memilih mundur.
Nahas, pada saat yang sama sepeda motor berada terlalu dekat di belakang truk. Posisi motor berada di titik buta kendaraan besar. Akibatnya, bagian kanan belakang bak truk menghantam motor tersebut.
Pengendara motor mengalami luka di bagian kepala. Sementara penumpangnya mengalami luka robek di tangan, luka lecet di kepala dan kaki, serta luka robek di bagian depan kepala. Korban lainnya juga dilaporkan mengalami luka berat.
Seluruh korban langsung dievakuasi ke RS PKT Sangatta untuk mendapat penanganan medis. Beruntung, tidak ada korban meninggal dunia. Meski begitu, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp2 juta.
Satuan Lalu Lintas Polres Kutai Timur langsung mengamankan sopir truk beserta kendaraan sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kasat Lantas Polres Kutim , AKP Rezky Nur Harismeihendra, membenarkan kejadian tersebut.
“Petugas sudah melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan serta pengemudi. Saat ini kasusnya ditangani Unit Gakkum untuk proses penyelidikan,” jelasnya.
Ia menegaskan, kecelakaan tersebut diduga kuat akibat kelalaian pengemudi.
“Pengemudi truk melakukan manuver mundur tanpa memastikan kondisi di belakang kendaraan benar-benar aman. Sepeda motor berada di titik buta, sehingga tabrakan tidak terhindarkan,” tegas AKP Rezky.
Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam




