BONTANG – Pasca beredarnya video perkelahian 2 anak kecil, salah satu orang tua anak yang terlibat di dalam video itu melaporkan ke Ketua RT setempat.
Diketahui, video yang mempertontonkan aksi perkelahian dua anak tersebut terjadi di Gang TK Abba I, Rawa Indah, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, tepat di Senin (9/2/2026) sore.
Akan tetapi, pihak keluarga baru mengetahui kejadian tersebut keesokan harinya, Selasa (10/2/2026) kemarin, dimana setelah seorang tetangga memperlihatkan rekaman video, yang diambil oleh seorang anak dari balik pagar. Dari video itulah orang tua mengetahui, anaknya terlibat dalam perkelahian bersama beberapa teman sebayanya.
RA, orang tua dari anak yang terlibat dalam perkelahian tersebut mengaku sempat kesulitan mendapatkan bukti rekaman, karena video tersebut sempat dihapus oleh sang pengirim. Meski demikian, rekaman itu akhirnya ditemukan kembali karena telah terlanjur tersebar di kalangan anak-anak.
Merasa keberatan dan khawatir, orang tua korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT untuk ditindaklanjuti, dirinya berharap persoalan dapat diselesaikan secara kekeluargaan di lingkungan tempat tinggal mereka.
“Setelah mendapatkan video itu, saya langsung melaporkannya ke Ketua RT, sebagai pihak yang berwenang di lingkungan kami,” ucapnya saat ditemui, Rabu (9/2/2026).
Lanjut keesokan harinya, RA berencana akan menindaklanjuti laporannya, akan tetapi tiba-tiba saja dirinya mendapat telepon dari yang memberitahu, bahwa pihak Polsek akan datang ke rumahnya.
“Saya pun menghubungi Ketua RT saya, untuk menanyakan alasan keterlibatan polisi, ternyata RT-nya langsung melaporkan hal tersebut ke Polsek untuk penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.
Sehingga ia menegaskan kalau dirinya hanya melaporkan kejadian tersebut ke RT, dan menyerahkan sepenuhnya ke pihak berwenang. Keluarga berharap kejadian seperti ini, tidak kembali terulang dan proses penyelesaian dapat berjalan secara adil.
“Setelah video itu muncul, ada yang menyampaikan bahwa perkelahian tersebut bukan pertama kalinya, tapi sudah sering. Karena saya tidak punya bukti sebelum-sebelumnya, jadi susah buat minta kejelasan,” bebernya.
Usai dari kejadian perkelahian tersebut, ia sempat menerima keluhan sang anak, dimana anaknya mengeluhkan sakit di bagian dada dan kepala.
Nantinya juga pihak dari korban, beserta anak-anak dan keluarganya yang berada di dalam video tersebut akan mendatangi Polsek Bontang Selatan untuk menjalani proses penyelidikan lanjutan, agar permasalahan cepat terselesaikan.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




