Tiga Usulan Prioritas Musrenbang Bontang Barat Dibawa ke Tingkat Kota

BONTANG – Kecamatan Bontang Barat menetapkan tiga usulan prioritas hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, untuk dibawa ke pembahasan tingkat kota.

Camat Bontang Barat, Ida Idris, mengatakan tiga usulan tersebut merupakan program yang dinilai paling mendesak dan menyentuh kebutuhan masyarakat di masing-masing kelurahan.

“Untuk tingkat kota, kita prioritaskan masing-masing kelurahan satu usulan, jadi total ada tiga yang kita bawa,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).

Tiga usulan tersebut meliputi pelebaran jalan di kawasan Jalan Pongtiku, pengadaan pompa beserta pembangunan rumah pompa, serta revitalisasi jembatan dan normalisasi sungai di Jalan Dahlia 11.

Ida menjelaskan, pengadaan pompa dan pembangunan rumah pompa sangat dibutuhkan untuk mengatasi persoalan genangan air yang kerap terjadi saat hujan deras.

“Pompa itu untuk penyedotan air ketika terjadi genangan. Jadi untuk mengurangi ketinggian air saat hujan deras, supaya tidak terlalu lama tergenang,” jelasnya.

Sementara itu, revitalisasi jembatan dan normalisasi sungai di Jalan Dahlia 11, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas aliran air serta meminimalisir potensi banjir di wilayah tersebut.

Baca Juga:  PLN ULP Bontang Kota Lakukan Pemeliharaan Jaringan, Listrik Padam Sementara di Sejumlah Wilayah

Selain tiga usulan yang dibawa ke tingkat kota melalui skema APBD, Ida menyebut masih ada sejumlah kebutuhan lain yang diharapkan dapat direalisasikan melalui dukungan pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD.

Ia mencontohkan kondisi di wilayah RT 002, yang sempat terdampak banjir hingga menghambat aktivitas pelajar.

“Kemarin di RT 002 ada yang cukup parah banjirnya, sampai anak-anak SD tidak bisa masuk sekolah. Mudah-mudahan itu juga bisa dibantu melalui Pokir dewan untuk perbaikan jalannya,” katanya.

Dalam Musrenbang tersebut, sejumlah anggota DPRD turut hadir dan menyatakan kesiapan membantu memperjuangkan usulan masyarakat, baik melalui pembahasan anggaran di tingkat kota maupun melalui Pokir.

“Alhamdulillah tadi juga dihadiri anggota DPRD, dan mereka siap membantu. Harapannya, usulan yang belum terakomodasi di APBD bisa didorong lewat Pokir atau sumber anggaran lainnya,” tutupnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.