Bupati Mahulu Pimpin Rakor TPID Jelang HBKN, Tekankan Stabilitas Harga Pangan

UJOH BILANG – Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) di Ballroom Lantai III Kantor Bupati Mahakam Ulu, Kamis (13/2/2026). Rapat ini digelar sebagai langkah antisipatif menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setkab Mahulu, Agustinus Teguh Santoso, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Bank Indonesia (BI), Bulog, Ditjen Perbendaharaan, pimpinan perbankan, para camat, serta pelaku usaha di Kabupaten Mahakam Ulu.

Dalam sambutannya, Bupati Angela Idang Belawan menegaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan prasyarat utama terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan. Ia menyambut baik Rakor TPID sebagai forum strategis untuk memperkuat sinergi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan.

“TPID memiliki peran penting dalam mengumpulkan data perkembangan harga, menyusun kebijakan pengendalian inflasi, memperkuat sistem logistik daerah, serta melakukan koordinasi dengan TPIP dan TPID Provinsi sesuai amanat Keputusan Presiden Nomor 23 Tahun 2017,” ujarnya.

Baca Juga:  DPRD Kaltim Apresiasi “Jemput Bola” Desa Anggana, Sinergi Provinsi–Desa Dinilai Efektif

Ia menekankan, menjelang HBKN perlu langkah cepat untuk memastikan kebutuhan pokok tersedia dalam jumlah cukup, berkualitas, dan dengan harga terjangkau.

“TPID harus segera mengambil langkah konkret agar inflasi daerah tetap terkendali secara efektif,” tegasnya.

Menurut Bupati, pengendalian inflasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan juga melibatkan perbankan, pelaku usaha, serta seluruh pemangku kepentingan. Rakor TPID harus menjadi momentum konsolidasi, antisipasi, dan pemantauan terhadap potensi gejolak harga di lapangan.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang dinilai berdampak positif terhadap daya beli masyarakat. Program tersebut diminta terus diperkuat dengan menjaga kualitas bahan pangan dan kestabilan harga.

Selain itu, Bupati meminta TPID memperkuat pemantauan distribusi pangan serta melakukan inspeksi mendadak (sidak) pasar jika diperlukan, terutama untuk melindungi masyarakat berpenghasilan rendah agar tetap memiliki akses terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.

Angela turut menekankan pentingnya pembenahan infrastruktur pendukung perdagangan dan sistem logistik daerah agar pengendalian inflasi berjalan berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Mahakam Ulu.

Baca Juga:  Hari Perempuan Internasional, Aktivis Samarinda Suarakan Keadilan

“Melalui rakor ini diharapkan sinergi yang terbangun dapat menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya.

Pewarta : Ichal
Editor : Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.