SANGATTA – Tim gabungan TNI-Polri menggelar Operasi Yustisi (Gaktib) dengan menyasar sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM).
Operasi ini digelar dalam rangka Pekan Disiplin menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) ke-80 tahun 2026. Sasaran utama jelas: memastikan tidak ada anggota TNI maupun Polri yang kedapatan berada di THM tanpa surat perintah tugas.
Operasi dimulai pukul 22.00 WITA hingga 01.00 WITA. Personel gabungan terdiri dari Pomal Lanal Sangatta, Sub Denpom VI/Mulawarman dari unsur TNI AD, serta Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Kutai Timur.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menegaskan, keterlibatan Propam Polres Kutim merupakan bentuk dukungan terhadap penegakan disiplin, sekaligus memperkuat sinergitas TNI-Polri di Kutim.
“Operasi gabungan ini adalah wujud nyata soliditas TNI-Polri di Kutai Timur. Kami mendukung penuh kegiatan Pekan Disiplin dalam rangka HUT Pomal ke-80 ini. Tujuannya jelas, yakni memastikan tidak ada oknum anggota, baik dari TNI maupun Polri, yang melakukan pelanggaran disiplin dengan berada di tempat hiburan malam tanpa surat perintah tugas,” tegas Fauzan saat dikonfirmasi, Minggu (16/2/2026).
Operasi dipimpin oleh Paur Lidkrim Lanal Sangatta Letda Laut (PM) Nevida Prima Laksana. Tim kemudian menyisir lima lokasi hiburan malam di kawasan Teluk Lingga, yakni Pub Metro, New Place, Golden Pub, Executive, serta Queen.
Hasilnya, petugas menemukan kondisi yang beragam di lapangan. Pub Metro terpantau ramai dipadati pengunjung umum. Sementara Golden Pub hanya terdapat dua orang pengunjung. Sedangkan THM Executive dan Queen ditemukan dalam kondisi tutup.
Meski dilakukan hingga dini hari, operasi berlangsung tertib. Situasi terpantau aman dan tidak ditemukan adanya pelanggaran yang melibatkan anggota TNI maupun Polri.
“Prinsipnya, kami ingin memastikan integritas aparat tetap terjaga di mata masyarakat. Sinergi dalam penegakan ketertiban seperti ini akan terus kami pertahankan,” tutup Fauzan.
Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam




