Masjid Negara IKN Dikelola Istiqlal, 700 Jemaah Siap Hadiri Tarawih Perdana

NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memastikan Masjid Negara IKN siap menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Bahkan, sekitar 700 jemaah telah menyatakan minat untuk mengikuti salat tarawih perdana di masjid tersebut.

Kepala OIKN Basuki Hadimuljono menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan rukyatul hilal yang untuk pertama kalinya digelar di IKN. Ia menyebut Otorita merasa terhormat karena IKN menjadi salah satu dari 96 titik pemantauan hilal di Indonesia.

“Iya, saya kira kami dari Otorita sangat mendukung sekali untuk dilaksanakan pengamatan bulan di IKN ini. Merasa terhormat sekali IKN jadi salah satu titik pengamatan dari 96 titik pengamatan di Indonesia,” tegas Basuki di Tower D Rusun ASN 1 IKN, Selasa (17/2/2026), saat menghadiri rukyatul hilal.

Basuki mengungkapkan, dua hari sebelumnya ia telah bertemu dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta. Menurutnya, keberadaan Masjid Negara IKN yang kini sudah difungsikan menjadi salah satu alasan pelaksanaan kegiatan keagamaan dipusatkan di kawasan tersebut.

“Kalau tadi pertanyaannya kenapa datang ke sini, pertama memang ada Masjid Raya Negara yang sekarang sedang berfungsi. Nanti tanggal 2 Ramadan, bapak menteri akan hadir ke sini. Jadi merupakan satu kehormatan bagi Otorita,” jelas mantan Menteri PUPR itu.

Baca Juga:  Tarawih Perdana di Masjid Negara IKN Diserbu Jemaah, Lantai Utama hingga Mezanin Penuh

Terkait kesiapan menyambut Ramadan, Basuki memastikan seluruh sarana dan prasarana telah dicek langsung. Ia menyebut Otorita akan menggelar bazar Ramadan di sekitar masjid untuk mendukung aktivitas masyarakat.

“Saya juga sudah checking terakhir. Kami akan bikin bazar Ramadan supaya ada kedai untuk takjil. Kami akan siapkan juga takjil setiap hari selama Ramadan dan mungkin buka bersama seminggu sekali,” ujarnya.

Basuki juga menegaskan, tata kelola Masjid Negara IKN berada di bawah pengelolaan Masjid Istiqlal Jakarta. Imam besar yang memimpin juga merupakan Imam Besar Masjid Istiqlal. Termasuk dalam hal penentuan tema ceramah dan penunjukan dai.

Otorita, lanjutnya, hanya bertugas menyiapkan prasarana dan mendukung seluruh kebutuhan teknis pelaksanaan ibadah.

Untuk pelaksanaan tarawih perdana, sekitar 700 orang telah menyatakan minat hadir melalui pemantauan daring.

“Karena ini pertama, kita juga selalu memonitor dari online. Sekarang ini ada kira-kira interest 700 orang yang akan hadir. Karena kami harus menyiapkan takjilnya kan supaya jangan membazir, supaya jangan kurang,” tutup Basuki.

Baca Juga:  Rakerkesda Kaltim 2025 Dimulai di IKN, Bahas Stunting hingga Fasilitas Kesehatan Daerah

Pewarta: Bayu Prasetyo
Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.