Tarawih Perdana Masjid Negara IKN Dipimpin Imam Istiqlal, 800 Takjil Disiapkan Setiap Hari

NUSANTARA – Ramadan tahun ini menjadi momentum penting bagi Masjid Negara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN). Salat tarawih perdana, Selasa (18/2/2026) malam, akan dipimpin langsung oleh Imam Masjid Istiqlal Jakarta, Martomo Malaing.

Kehadiran imam dari Istiqlal menegaskan bahwa tata kelola Masjid Negara IKN berada langsung di bawah pengelolaan Masjid Istiqlal Jakarta, termasuk pengaturan dai dan tema-tema ceramah selama Ramadan.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memastikan seluruh pengelolaan keagamaan masjid dilakukan secara terintegrasi dengan Masjid Istiqlal.

“Mulai dari imamnya, dai-dainya, tematik tematik ceramahnya, semua diatur oleh jajaran pengelola Masjid Istiqlal Jakarta langsung,” terang Basuki, kemarin (16/2/2026).

Selain tarawih, kuliah tujuh menit (kultum) akan disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Timur, Abdul Kholiq. Ia menyebut sejumlah dai pusat dan dai lokal juga diterjunkan untuk mengisi ceramah.

“Ada Irfan Rosadi. Kemudian ada dai lokal terpilih yang juga akan mengisi ceramah agama di Masjid Negara IKN. Yakni Achmad Nivam Zidni asal Samboja. Lalu Muhammad Roskin Raihan dari LPTQ Kaltim,” jelasnya di Masjid IKN, kemarin.

Baca Juga:  Akses Tol Menuju IKN Difungsionalkan Saat Nataru, Hanya untuk Kendaraan Golongan I

Kementerian Agama juga menugaskan Dai 3T untuk membimbing umat di wilayah Kecamatan Sepaku. Program ini menyasar daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal.

M. Haris ditempatkan di Desa Karang Jinawi, sementara Mustakim Catur Wicaksono bertugas di Kelurahan Maridan.

Sejak pagi hari, persiapan teknis dilakukan secara menyeluruh. Petugas membersihkan teras, selasar, hingga ruang salat utama yang berkarpet biru muda. Sistem pencahayaan dan tata suara diperiksa ulang agar ibadah berjalan nyaman dan khusyuk.

Basuki menyebut Ramadan di IKN dirancang tidak hanya fokus pada ibadah, tetapi juga membangun kebersamaan.

“Ramadan ini ya, supaya bisa dijalankan dengan happy,” ucap Basuki.

Otorita IKN juga menjadwalkan buka puasa bersama setiap pekan. Untuk kebutuhan harian, takjil disiapkan dalam jumlah besar.

Deputi Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengantisipasi jumlah jemaah yang hadir.

“Kami menyiapkan 700 sampai 800 takjil. Tapi tentu menyesuaikan kebutuhan ya,” jelas Deputi.

Takjil dan bazar Ramadan akan tersedia setiap hari di sekitar kawasan masjid.

Baca Juga:  Sinyal Kuat dari Wapres, Basuki Optimistis IKN Melaju Lebih Cepat

Dengan seluruh persiapan tersebut, Masjid Negara IKN dinyatakan siap menyambut Ramadan sebagai pusat ibadah baru di jantung ibu kota negara.

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S.

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.