Masuk Ramadan, Arus Penumpang Bandara AAP Samarinda Tetap Normal

SAMARINDA – Memasuki bulan suci Ramadan, aktivitas penerbangan di Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (AAP) diperkirakan berjalan normal tanpa lonjakan signifikan. Meski secara nasional terjadi penurunan jumlah armada pesawat yang beroperasi, tren pergerakan penumpang di Samarinda dinilai tetap terkendali.

Kepala Kantor Badan Layanan Umum Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) AAP Pranoto, I Kadek Yuli Sastrawan, mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan sejak awal Ramadan guna mengantisipasi potensi peningkatan arus perjalanan, khususnya menjelang Idulfitri.

“Secara nasional memang ada pengurangan armada yang beroperasi. Dari sebelumnya sekitar 600-an unit, kini tersedia kurang lebih 392 pesawat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keterbatasan armada tersebut membuat maskapai lebih memprioritaskan rute dengan tingkat permintaan tinggi seperti Jakarta, Surabaya, Bali, dan Medan. Namun, kondisi tersebut diperkirakan tidak berdampak besar terhadap frekuensi penerbangan dari dan menuju Samarinda.

Menurutnya, pola perjalanan penumpang di AAP Pranoto pada awal hingga pertengahan Ramadan umumnya relatif stabil. Jika pun terjadi peningkatan permintaan tiket, jumlahnya masih dalam batas wajar dan tidak sampai memicu antrean panjang di terminal.

Baca Juga:  RSUD AWS Samarinda dan Pemkot Sepakati Mekanisme Penanganan Pasien Terlantar

“Kalaupun ada penerbangan yang penuh pada waktu tertentu, masyarakat Samarinda kini memiliki alternatif melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan,” jelasnya.

Keberadaan Tol Balikpapan–Samarinda turut menjadi faktor penyeimbang arus penumpang. Dengan waktu tempuh sekitar 30 hingga 45 menit, akses menuju Balikpapan dinilai semakin praktis bagi warga Samarinda.

“Masyarakat sekarang lebih fleksibel dalam memilih bandara keberangkatan. Jadi potensi lonjakan tetap ada, tetapi tidak akan ekstrem dan masih bisa dikendalikan,” tambahnya.

UPBU memastikan seluruh fasilitas pelayanan di AAP Pranoto tetap dioptimalkan selama Ramadan. Kesiapan personel, sistem operasional, serta sarana pendukung telah disiagakan guna menjaga kenyamanan dan keamanan penumpang selama periode ibadah hingga arus mudik mendatang. (MK)

Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.