SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, secara resmi membuka Wisata Belanja Ramadan 1447 H/2026 M di kawasan GOR Segiri, Jumat (20/2/2026) sore. Kehadiran pasar musiman ini kembali menjadi penanda kuat tradisi Ramadan di Kota Tepian.
Dalam sambutannya, Andi Harun menyampaikan rasa syukur karena masyarakat kembali dipertemukan dengan bulan suci. Ia menegaskan, Pasar Ramadan di GOR Segiri bukan sekadar ruang transaksi ekonomi, melainkan bagian dari sejarah dan budaya yang telah melekat di Samarinda.
“Tidak berlebihan kalau saya katakan, Ramadan di Samarinda tanpa Pasar Ramadan di GOR Segiri itu rasanya tidak lengkap. Ini sudah menjadi cerita yang tidak bisa lagi dihapus, di-delay, apalagi dikaburkan,” ujarnya di hadapan pelaku UMKM dan tamu undangan.
Ia menyebut pelaksanaan tahun ini terasa lebih istimewa karena didukung infrastruktur yang semakin baik pascarevitalisasi kawasan GOR Segiri pada 2025 lalu. Area yang lebih tertata dan nyaman diharapkan mampu meningkatkan daya tarik pengunjung sekaligus mendorong perputaran ekonomi pelaku usaha kecil.
“Sekarang areanya lebih nyaman, variasinya lebih banyak, dan yang paling utama, ini menjadi sarana silaturahmi kita di bulan yang penuh barokah,” tambahnya.
Dalam suasana yang santai, Andi Harun juga mengingatkan agar acara tidak dibuat terlalu formal. Ia bahkan meminta hadirin yang terpapar terik matahari untuk memundurkan kursi agar lebih nyaman, menegaskan bahwa inti kegiatan adalah kebersamaan dan silaturahmi.
Selain menjadi pusat ekonomi kerakyatan, Pemkot Samarinda memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat edukasi digitalisasi transaksi. Bekerja sama dengan Bank Indonesia, Himbara, serta Bank Kaltimtara, penggunaan sistem pembayaran non-tunai melalui QRIS kembali digencarkan.
“Kita jadikan momentum ini sebagai sarana edukasi implementasi digital payment. Agar warga Samarinda tidak gugup menghadapi transformasi global yang begitu cepat. Kita ingin masyarakat masuk ke dalam sistem itu dengan cerdas,” tegasnya.
Menurutnya, meskipun budaya transaksi tunai masih kuat, pergeseran menuju sistem pembayaran digital akan terus berlangsung seiring perubahan pola konsumsi masyarakat.
Pembukaan Pasar Ramadan Segiri 2026 turut dihadiri jajaran camat dan lurah se-Kota Samarinda, Kabag Kesra, tokoh agama, serta perwakilan perbankan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung geliat ekonomi Ramadan. (MK)
Editor: Agus S




