Puskesmas Teluk Lingga Resmi Menempati Gedung Permanen Senilai Rp 10 Miliar

SANGATTA – Puskesmas Teluk Lingga tampil dengan wajah baru. Fasilitas kesehatan di Jalan Yos Sudarso 4 itu resmi menempati gedung permanen senilai hampir Rp 10 miliar.

Gedung tersebut bukan bangunan baru sepenuhnya. Ia merupakan eks kantor Pengadilan Negeri Sangatta yang direnovasi total menjadi pusat layanan kesehatan primer yang lebih representatif.

Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, Yuwana Sri Kurniawati, menyebut peresmian ini menjadi langkah penting peningkatan kualitas pelayanan.

“Pembangunan ini bagian dari 50 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur. Kita ingin masyarakat mendapatkan layanan yang lebih layak dan nyaman,” ujarnya kepada awak media, Senin (23/2/2026).

Renovasi dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama pada 2024 menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan sebesar Rp 5,9 miliar. Tahap kedua melalui APBD Kutim 2025 senilai Rp 5,7 miliar.

Selama proses pembangunan, pelayanan tetap berjalan dengan menyewa ruko di kawasan yang sama hingga akhir Januari 2026. Meski terbatas, layanan tak pernah berhenti.

Kini, dengan gedung permanen, suasana berubah drastis. Ruang pelayanan lebih luas, sirkulasi udara lebih baik, dan tata ruang dirancang ramah anak, lansia, hingga penyandang disabilitas.

Baca Juga:  Proyek Bandara Ujoh Bilang Sesuai Perencanaan, Tinggal Tunggu Peresmian

“Harapannya pelayanan menjadi lebih nyaman, menyenangkan, dan inklusif,” tegas Yuwana.

Kepala Puskesmas Teluk Lingga, drg Sri Endrayati, mengungkapkan saat ini pihaknya diperkuat 76 personel, 73 ASN dan tiga tenaga BLUD. Layanan medis ditopang lima dokter umum dan dua dokter gigi.

Fasilitas penunjang pun bertambah. Mulai dari layanan USG hingga dua kursi perawatan gigi, meski satu masih dalam proses pengoperasian sambil menunggu tambahan tenaga.

Tak hanya fokus pada layanan kuratif, puskesmas ini juga aktif menjalankan program promotif dan preventif. Petugas rutin turun ke lapangan menangani pasien TBC, HIV, penyakit menular dan tidak menular, serta menggelar edukasi kesehatan.

“Karena puskesmas lebih ke promotif dan preventif. Petugas kami banyak yang bergerak di luar gedung juga,” pungkas Sri.

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.