Portal Tunasdigital.id Hadir Bantu Orang Tua Dampingi Anak di Dunia Maya

JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia memperkenalkan portal Tunasdigital.id sebagai sarana edukasi bagi keluarga untuk menjaga keamanan anak saat beraktivitas di internet.

Platform tersebut disiapkan sebagai sumber informasi yang membantu masyarakat memahami kebijakan perlindungan anak di ruang digital sekaligus memberikan panduan praktis bagi orang tua dalam mendampingi anak menggunakan teknologi.

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, mengatakan portal ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan lingkungan digital yang lebih aman bagi anak-anak.

“Tunasdigital.id adalah penegasan kehadiran negara dalam melindungi anak di ruang digital. Situs ini kami siapkan sebagai rujukan yang mudah dipahami oleh orang tua dan keluarga tentang bagaimana mendampingi anak di era digital,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (14/3/2026).

Peluncuran portal tersebut berkaitan dengan implementasi Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 yang merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 mengenai tata kelola penyelenggaraan sistem elektronik untuk perlindungan anak.

Baca Juga:  Iran Sebut Tekanan AS-Israel Picu Ketidakstabilan Teheran

Regulasi tersebut dijadwalkan mulai diterapkan secara bertahap pada 28 Maret 2026.

Melalui Tunasdigital.id, orang tua dapat mempelajari berbagai langkah untuk meminimalkan risiko yang dihadapi anak saat menggunakan internet.

Informasi yang tersedia mencakup panduan memahami batasan usia penggunaan aplikasi, mengenali konten berbahaya, hingga cara menerapkan pola penggunaan gawai yang sehat bagi anak.

“Tunasdigital.id menjadi kanal pengetahuan bagi orang tua untuk memahami bagaimana membimbing anak di era digital. Bukan untuk membatasi anak menggunakan teknologi, tetapi menunda akses sampai anak benar-benar siap,” kata Fifi.

Selain menjelaskan kebijakan pemerintah, situs tersebut juga menyediakan berbagai materi edukasi yang aplikatif.

Beberapa di antaranya rekomendasi aplikasi sesuai usia, panduan memilih konten digital yang aman, serta tips melindungi data pribadi anak dari ancaman penyalahgunaan di dunia maya.

Portal ini juga memuat pengalaman para orang tua, pandangan pakar, serta konten edukatif yang membantu keluarga memahami tantangan pengasuhan di tengah perkembangan teknologi.

Menurut Fifi, istilah “Tunas” dalam nama platform tersebut memiliki makna khusus.

Baca Juga:  Libur Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Pastikan Layanan Komunikasi Tetap Andal

Istilah tersebut merupakan singkatan dari “Tunggu Anak Siap”, yaitu ajakan kepada orang tua agar memberikan akses teknologi secara bertahap sesuai kesiapan anak.

Portal Tunasdigital.id sebelumnya telah diperkenalkan dalam kegiatan bertema “Aman dan Sehat Digital Sejak Dini” yang digelar di Jakarta pada November 2025.

Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap keluarga di Indonesia semakin siap menghadapi tantangan dunia digital sehingga anak-anak dapat tumbuh sebagai generasi yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi.

Pewarta: Fajri
Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.