TENGGARONG – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Polres Kutai Kartanegara mulai memetakan rumah-rumah kosong sebagai langkah antisipasi potensi tindak kriminalitas selama musim mudik.
Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar menegaskan, langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi preventif dengan melibatkan peran aktif masyarakat dalam sistem pengamanan.
“Untuk terkait dengan rumah kosong, ini juga menjadi imbauan kami kepada para Kapolsek dan juga Bhabinkamtibmas ke depannya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, rumah yang ditinggalkan dalam waktu lama tanpa pengawasan memiliki tingkat kerawanan tinggi, sehingga perlu didata untuk menentukan pola patroli yang lebih efektif.
Pendataan tersebut akan menjadi dasar dalam memetakan wilayah rawan dan menentukan titik patroli prioritas bagi personel di lapangan.
Selain itu, peran Bhabinkamtibmas diperkuat sebagai penghubung langsung antara kepolisian dan masyarakat. Mereka diminta aktif berkomunikasi dengan warga, termasuk menggali informasi terkait rencana mudik.
“Kami tetap mengimbau kepada masyarakat yang melakukan mudik atau liburan dan rumahnya kosong agar bisa menyampaikan informasi itu kepada Bhabinkamtibmas ataupun Polsek terdekat,” katanya.
Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan aparat menjadi kunci dalam menciptakan keamanan yang kondusif selama periode Lebaran.
Polres Kukar juga mengingatkan warga untuk melakukan langkah pencegahan mandiri sebelum meninggalkan rumah, seperti memastikan pintu dan jendela terkunci serta menitipkan pengawasan kepada tetangga.
Dengan dukungan data dari masyarakat, kepolisian optimistis dapat meningkatkan efektivitas patroli dan menekan potensi kejahatan.
“Dengan adanya informasi dari masyarakat, kami bisa mengetahui rumah yang kosong dan menjadikannya perhatian dalam kegiatan patroli,” pungkasnya.
Penulis: Ady Wahyudi
Editor: Agus S




