SENDAWAR – Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, menegaskan pentingnya Rapat Konsultasi (Rakon) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) sebagai momentum strategis untuk menyatukan visi dan menyelaraskan program kerja hingga ke tingkat kampung.
Hal itu disampaikan saat membuka Rakon penguatan kelembagaan TP-PKK Kutai Barat di Gedung Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Rabu (25/3/2026). Kegiatan ini mengusung tema penguatan kelembagaan PKK dalam mendukung Kubar yang lebih sejahtera, aman, adil, dan beradat.
Frederick menilai, Rakon tidak sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ruang penting untuk memperkuat koordinasi dan sinkronisasi program antara TP-PKK tingkat kabupaten, kecamatan, hingga kampung.

“Melalui Rakon ini, kita menyatukan visi, menyelaraskan program kerja, serta memastikan seluruh kegiatan PKK berjalan terintegrasi dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, peran TP-PKK sebagai mitra strategis pemerintah sangat penting dalam pembangunan berbasis keluarga. Karena itu, keberhasilan program PKK sangat ditentukan oleh kekuatan sinergi antarlevel organisasi.
Frederick juga mengapresiasi seluruh jajaran TP-PKK yang telah berinisiatif melaksanakan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat gerak organisasi secara terpadu.
“Kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk meningkatkan sinergi dan koordinasi, sehingga program kerja yang disusun benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Menurutnya, penguatan kelembagaan PKK harus sejalan dengan implementasi 10 Program Pokok PKK yang menjadi dasar dalam mendukung pembangunan daerah dari lingkup terkecil, yakni keluarga.
Ia pun mengajak seluruh jajaran TP-PKK untuk terus meningkatkan peran aktif dan menjaga kesinambungan program agar selaras dengan kebijakan pemerintah serta peraturan yang berlaku.
“PKK memiliki peran strategis dalam pembangunan. Karena itu, komitmen, sinergitas, dan tanggung jawab bersama harus terus diperkuat,” tegasnya.
Bupati berharap hasil Rakon tidak berhenti sebagai dokumen, tetapi dapat ditindaklanjuti secara konkret dan berkelanjutan.
“Harapan kami, hasil Rakon ini benar-benar diimplementasikan sehingga PKK semakin kuat sebagai mitra pemerintah dalam membangun keluarga di Kutai Barat,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Nanang Adriani, Ketua DPRD Ridwai, Pj Sekkab Kamius Junaidi, Ketua TP-PKK Maria Christina Mosez Edwin, Wakil Ketua TP-PKK Dewi Hairiah Nanang, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kutai Barat. (MK)
Pewarta: Ichal
Editor: Agus S




