TENGGARONG – Di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap kelangkaan energi global, Desa Beringin Agung, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar), menunjukkan langkah konkret menuju kemandirian energi dengan mengandalkan biogas sebagai sumber energi alternatif.
Program ini dikelola oleh Kelompok Tani Agro Lestari dengan kapasitas instalasi mencapai 17 meter kubik. Setiap harinya, fasilitas tersebut mampu menampung hingga 20 gerobak kotoran sapi untuk diolah menjadi energi biogas, pupuk cair, serta pupuk kandang bernilai ekonomis.
Pemanfaatan biogas di desa ini telah menjangkau berbagai kebutuhan rumah tangga warga, mulai dari bahan bakar kompor, penanak nasi, hingga penerangan lampu. Bahkan, distribusi energi dilakukan menggunakan kantong biogas agar dapat dimanfaatkan lebih luas oleh masyarakat.
Kepala Dinas ESDM Kalimantan Timur, Bambang Arwanto, menegaskan pentingnya pengelolaan berkelanjutan agar program ini tidak berhenti sebagai proyek sesaat.
“Pengelolaan yang baik akan menjadikan biogas sebagai solusi energi yang tidak hanya efisien, tetapi juga berkelanjutan,” ujarnya.
Program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam mendorong percepatan transisi energi baru terbarukan, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Agro Lestari, Zazuli, menyampaikan bahwa keberadaan biogas memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.
Selain memenuhi kebutuhan energi, limbah peternakan yang sebelumnya tidak termanfaatkan kini memiliki nilai tambah sebagai pupuk yang dapat digunakan kembali untuk pertanian.
“Dengan adanya biogas ini, kami tidak hanya mendapatkan energi alternatif, tetapi juga pupuk yang bisa digunakan kembali untuk pertanian,” katanya.
Keberhasilan Desa Beringin Agung diharapkan menjadi model inspiratif bagi desa-desa lain di Kalimantan Timur dalam mengembangkan energi mandiri berbasis potensi lokal. Di tengah ancaman krisis energi global, langkah ini menjadi bukti bahwa solusi berkelanjutan dapat dimulai dari tingkat desa. (MK)
Penulis: Hanafi
Editor: Agus S




