SAMARINDA — Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur menggelar prosesi yudisium pada Sabtu (11/4/2026). Sebanyak 153 mahasiswa resmi dinyatakan lulus dan siap memasuki dunia profesional.
Jumlah tersebut terdiri dari 83 lulusan Program Studi Teknik Informatika, 36 Teknik Sipil, 23 Teknik Mesin, serta 11 lulusan dari Program Studi Teknik Geologi yang menjadi angkatan kedua sejak program tersebut dibuka di UMKT.
Momentum yudisium ini tidak hanya menjadi penanda kelulusan akademik, tetapi juga awal tanggung jawab moral bagi para lulusan untuk mengaplikasikan ilmu di tengah masyarakat.
Dekan FST UMKT, Rusandi Noor, menegaskan bahwa para lulusan memiliki tanggung jawab menjaga nama baik institusi, khususnya sebagai bagian dari amal usaha Muhammadiyah.
“Karena kalian lulus dari amal usaha Muhammadiyah, maka kalian wajib membawa nama baik Muhammadiyah, baik di lingkungan keluarga maupun di tengah masyarakat luas,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan meraih gelar sarjana tidak lepas dari peran dosen dan lingkungan akademik yang telah membimbing selama masa studi.
“Harap dijaga integritas dan nama baik ini. Jangan pernah lupa dengan dosen-dosen yang telah membimbing kalian hingga sampai ke tahap ini,” pesannya.
Selain aspek akademik, Rusandi menekankan pentingnya menjaga etika, integritas, serta karakter sebagai modal utama dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan sosial.
Menurutnya, lulusan UMKT harus mampu menjadi representasi nilai-nilai Muhammadiyah, tidak hanya dari sisi keilmuan, tetapi juga dalam sikap dan perilaku.
Sebagai penutup, ia menyampaikan doa dan harapan agar seluruh lulusan mampu meraih kesuksesan di masa depan.
“Saya berdoa semoga kalian semua sukses menapaki jalan ke depan,” pungkasnya.
Dengan pelepasan 153 lulusan ini, FST UMKT kembali menegaskan perannya dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga berkarakter dan siap berkontribusi bagi masyarakat. (MK)
Penulis: Refi
Editor: Agus S




