BONTANG – Hasil rapat koordinasi antara keluarga dan instansi terkait menghasilkan dua opsi penanganan bagi Wahyudi (30), salah satu warga di Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara, yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ).
Dalam hasil rapat tersebut, terdapat opsi pertama ialah mengirim Wahyudi ke panti rehabilitasi di Pulau Jawa dengan biaya mandiri yang diperkirakan lebih dari Rp1 juta per bulan. Biaya tersebut belum termasuk kebutuhan transportasi, serta pendampingan selama proses pengantaran.
Sementara untuk opsi kedua, pihak keluarga harus menunggu terlebih dahulu ketersediaan tempat di panti rehabilitasi di Samarinda, yang difasilitasi pemerintah melalui Dinas Sosial (Dinsos).
Namun, dari pihak keluarga mengaku tidak mampu apabila mengambil opsi pertama, karena keterbatasan ekonomi. Mereka pun memilih menunggu proses pengajuan, untuk penempatan wahyudi di Samarinda saja.
“Kami tidak sanggup kalau harus bayar per bulannya sekitaran Rp 1 juta, itu belum termasuk ongkos pengantaran. Kalaupun pengantaran pun harus didampingi. Jadi kami menunggu yang di Samarinda, tapi katanya masih proses dan menunggu tempat kosong,” jelas, Yuni selaku Tante Wahyudi, Senin (13/4/2026).
Di tengah penantiannya tersebut, kondisi Wahyudi semakin memprihatinkan. Sejak insiden kekerasan terakhir, ia tidak lagi mau pulang ke rumah dan hanya sesekali terlihat melintas di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.
Sebelumnya, Wahyudi sempat diamankan oleh pihak kepolisian usai melakukan tindakan kekerasan. Ia kemudian diserahkan ke Dinsos Bontang, sebelum akhirnya dipulangkan ke pihak keluarga.
Namun, upaya penanganan di rumah dinilai tidak efektif karena perilakunya yang agresif dan sulit dikendalikan. Keluarga pun berharap pemerintah melalui instansi terkait, dapat segera memberikan solusi konkret, mengingat kondisi tersebut.
“Kami sudah angkat tangan. Bukan berarti tidak mau merawat, tapi kami sudah tidak sanggup lagi. Anak-anak saya juga jadi tambah trauma, apabila Wahyudi berada di rumah,” tutupnya.
Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam




