SENDAWAR — Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-34 Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning yang digelar di lapangan Ponpes Assalam, Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Emanuel, Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani, Kapolres AKBP Boney Wahyu Wicaksono, perwakilan Kejaksaan Negeri, serta Ketua Yayasan Ponpes Assalam KH Arief Heri Setyawan.
Dalam sambutannya, Frederick Edwin menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Harlah ke-34 Ponpes Assalam serta menyambut kehadiran Wakil Gubernur Kaltim di Kutai Barat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, kami mengucapkan selamat hari lahir ke-34 Pondok Pesantren Assalam. Semoga pesantren ini terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencetak generasi emas yang cerdas secara intelektual serta kuat secara spiritual dan moral,” ujarnya.
Ia menegaskan, pesantren memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang berakhlak mulia dan berdaya saing, khususnya di Kutai Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Frederick Edwin juga menyampaikan sejumlah poin penting sebagai arah penguatan peran pesantren ke depan.
Pertama, pemerintah daerah mengapresiasi kontribusi aktif Ponpes Assalam dalam membina umat melalui berbagai program pendidikan dan pembinaan santri.
Kedua, ia mendorong peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan pesantren agar mampu melahirkan generasi yang unggul, baik secara intelektual maupun spiritual.
Ketiga, Pemkab Kutai Barat mendukung penuh rangkaian kegiatan Harlah yang variatif, mulai dari kompetisi religi hingga olahraga, sebagai wadah pengembangan bakat generasi muda.
Keempat, ia mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga toleransi dan harmoni di tengah masyarakat Kutai Barat yang majemuk, sejalan dengan visi pembangunan daerah.
Kelima, ia berharap adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Kaltim, khususnya dalam penyediaan fasilitas teknologi dan sarana prasarana guna menunjang proses pembelajaran santri.
“Kami berharap dengan dukungan dari Pemprov Kaltim, Ponpes Assalam dapat berkembang menjadi lembaga pendidikan yang modern namun tetap menjaga nilai moderasi dan inklusivitas,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Frederick Edwin menyampaikan harapan agar momentum Harlah ini dapat menjadi penyemangat dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kami berharap kegiatan ini mampu memberikan semangat baru dalam mewujudkan Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata, dan beradat,” pungkasnya. (Ichal)
Penulis: Ichal
Editor: Agus S




