Penataan Pulau Beras Basah Diperketat, Tenda Liar Dilarang demi Kenyamanan Wisatawan

BONTANG – Pemerintah menegaskan untuk penataan di kawasan wisata Pulau Beras Basah akan terus diperketat, khususnya terkait larangan mendirikan tenda dan terpal secara sembarangan di area tersebut. Kebijakan ini diambil sebagai upaya menjaga kebersihan, keindahan, serta kenyamanan bagi para pengunjung.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris menyampaikan bahwa fasilitas untuk pengunjung sejatinya telah disiapkan oleh pemerintah, sehingga keberadaan tenda liar dinilai justru membuat kawasan terlihat kumuh dan berpotensi menurunkan minat wisatawan yang ingin ke sana.

“Yang jelas, untuk mendirikan tenda-tenda atau terpal sudah tidak diperbolehkan lagi, karena fasilitasnya sudah kita siapkan. Kalau terlihat kumuh, orang pasti enggan untuk datang,” ungkapnya, Kamis (16/4/2026).

Selain itu, Agus Haris juga mengapresiasi akan meningkatnya kesadaran masyarakat, dalam menjaga kebersihan di kawasan wisata tersebut.

Saat melakukan kunjungan langsung, dirinya turut mengingatkan ke seluruh pelaku usaha dan pengunjung, untuk bersama-sama menjaga lingkungan kebersihan.

Menurutnya, pengelolaan yang baik akan berdampak langsung pada meningkatnya jumlah wisatawan. Kondisi kawasan yang bersih dan tertata rapi, diyakini mampu menarik lebih banyak minat pengunjung, yang pada akhirnya memberikan dampak ekonomi bagi para pedagang lokal.

Baca Juga:  Disdikbud Imbau Perpisahan Siswa Tidak di Luar Kota

“Kalau semakin bagus pengelolaannya, semakin indah juga untuk dipandang, pastinya nanti semakin banyak orang datang. Otomatis yang berjualan di sana juga akan merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Sehingga pemerintah membuka peluang seluas-luasnya, bagi pihak yang ingin terlibat dalam pengelolaan kawasan wisata tersebut. Namun, proses pengelolaan berada di bawah kewenangan dinas terkait.

“Silahkan saja bagi siapa pun yang ingin mengelola Beras Basah, kami sangat mendukung. Akan tetapi, untuk teknis dan jumlah pengelolanya yang masuk saat ini, kami belum mengetahui secara pasti, sebab itu semua kewenangan dari Dispoparekraf,” jelasnya.

Pemerintah berharap Pulau Beras Basah dapat menjadi destinasi wisata yang lebih tertata, bersih, dan nyaman, sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan, untuk berkunjung bahkan menginap di tempat tersebut.

“Kalau sudah bersih dan tertib, saya yakin pengunjung akan meningkat. Mereka datang, menginap, dan tentunya membeli makanan serta kebutuhan lainnya di sana. Pada akhirnya, masyarakat sekitar juga yang akan merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Baca Juga:  Resmikan PLTS Atap Seluas 6.500 Meter Persegi, PKT Kejar Target Dekarbonisasi 32,51% pada 2030
Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.