SAMARINDA — Kepolisian Daerah Kalimantan Timur memastikan kesiapan penuh dalam mengawal aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 21 April 2026. Sebanyak 1.700 personel gabungan disiagakan untuk menjaga kondusivitas di dua titik utama, yakni Kantor DPRD Kaltim dan Kantor Gubernur Kaltim.
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, menegaskan bahwa pengamanan akan mengedepankan pendekatan humanis melalui langkah preemtif dan preventif.
“Upaya represif tidak akan dilakukan sepanjang tidak ada gangguan ketertiban umum atau tindakan pidana,” ujarnya saat ditemui di Mapolresta Samarinda, Jumat (17/4/2026).
Personel yang disiagakan merupakan gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, serta didukung tim kesehatan dan pemadam kebakaran. Berdasarkan informasi, massa aksi akan mulai bergerak pukul 10.00 WITA menuju dua titik tersebut.
Untuk mengantisipasi kemacetan, Satlantas Polresta Samarinda menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama.
Di kawasan Kantor DPRD Kaltim (08.00–12.00 WITA), arus dari Jalan MT Haryono menuju Rapak Indah dialihkan melalui Jalan Tengkawang, Ulin, Kahoi, Teuku Umar, hingga Rapak Indah. Sebaliknya, dari Rapak Indah menuju MT Haryono dialihkan melalui Jalan Teuku Umar, Perum Citra Griya, Adam Malik, Slamet Riyadi, Meranti, Ulin, hingga Tengkawang.
Sementara di kawasan Kantor Gubernur Kaltim (12.00 WITA hingga selesai), arus dari Jalan Yos Sudarso menuju Slamet Riyadi dialihkan melalui Jalan Niaga Timur, Pulau Sebatik, Imam Bonjol, Basuki Rahmat, KH Abdul Rasyid, Bhayangkara, Pahlawan, Dr Sutomo, Letjen Suprapto, Juanda, hingga Antasari.
Untuk arah sebaliknya, dari Slamet Riyadi menuju Yos Sudarso dialihkan melalui Jalan RE Martadinata, Gunung Cermai, Gunung Merbabu, Gunung Arjuna, Jenderal Sudirman, KH Khalid, Pangeran Diponegoro, hingga Perniagaan.
Polisi juga mengantisipasi penutupan total di Jalan Gajah Mada, tepat di depan Kantor Gubernur, apabila jumlah massa membludak. Pengalihan arus akan dilakukan dari Simpang Kerang hingga Simpang Muara, termasuk jalur menuju pelabuhan.
Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo Fuad, mengimbau masyarakat untuk menghindari ruas jalan terdampak.
“Kami sarankan masyarakat menggunakan jalur alternatif dan berangkat lebih awal agar tidak terjebak kemacetan,” pungkasnya. (Dim)
Penulis: Dimas
Editor: Agus S




