SAMARINDA — Upaya pencarian terhadap Azka Ardendra Pratama (9), bocah yang tenggelam di danau bekas galian di Jalan Sultan Sulaiman, Kecamatan Sambutan, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 22.00 WITA.
Jasad korban ditemukan di dasar danau oleh warga yang juga merupakan anggota BPBD Kota Samarinda, Dede Jumadi. Ia mengungkapkan momen saat menemukan tubuh korban di tengah proses penyisiran manual.
“Awalnya saya menginjak sesuatu yang padat. Saya belum yakin itu korban karena mirip batang pisang. Tapi setelah saya pegang dan sisir perlahan, saya pastikan itu korban,” ujarnya di lokasi kejadian.
Dede menjelaskan, pencarian dilakukan dengan cara menyelam dan menyisir dasar danau menggunakan alat sederhana. Kondisi air yang mulai surut membantu proses pencarian, meski kedalaman danau masih cukup menyulitkan.
Saat ditemukan, korban dalam kondisi tidak mengenakan pakaian, sesuai dengan keterangan awal saat dilaporkan tenggelam.
Anggota Tim SAR Gabungan Samarinda, Munaji, menambahkan bahwa posisi korban berada sekitar 50 meter dari titik awal saat terakhir terlihat berenang.
“Korban ditemukan di dasar danau dengan jarak cukup jauh dari lokasi awal. Saat dievakuasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.
Setelah berhasil diangkat ke daratan, jasad korban langsung dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga.
Penemuan ini sekaligus menutup operasi pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan. Suasana duka menyelimuti lokasi saat keluarga menyambut kedatangan jenazah, mengakhiri peristiwa tragis yang bermula dari aktivitas mandi di danau bekas galian.
Pewarta: Dimas
Editor: Agus S




