Tokoh Paser Soroti Keterlibatan Masyarakat Lokal di IKN

NUSANTARA — Delapan poin rekomendasi disampaikan masyarakat adat dan tokoh Paser yang tergabung dalam Dewan Pengurus Daerah (DPD) Lembaga Adat Paser (LAP) kepada Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam audiensi di Balai Kota Otorita IKN, Rabu (22/4/2026).

Salah satu poin utama yang disampaikan adalah permohonan penyediaan lahan sekitar 10 hektare untuk pembangunan Paser Center sebagai pusat pelestarian budaya dan aktivitas masyarakat adat Paser di kawasan IKN.

Selain itu, masyarakat adat juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam pembangunan Nusantara agar tidak menjadi “penonton di kampung sendiri”.

Humas DPD LAP, Eko Supriadi, mengatakan audiensi tersebut menjadi momentum penting karena sejak penetapan IKN pada 2019, baru kali ini masyarakat adat Paser bertemu langsung dengan pihak Otorita IKN.

“Audiensi ini didasari sejumlah hal. Di antaranya terkait isu-isu strategis kesukuan yang ada di IKN, lalu maraknya penolakan terkait ada suku tertentu yang mendominasi. Konsepnya jangan sampai tidak berkeadilan,” ujar Eko saat dihubungi, Kamis (23/4/2026) malam.

Baca Juga:  Fasilitas ASN Disiapkan, Hunian Jadi Fokus Otorita

Menurutnya, keberadaan Paser Center dianggap penting sebagai wadah pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat lokal, pusat pendidikan adat, sekaligus simbol pengakuan keberadaan masyarakat Paser sebagai penduduk asli di wilayah IKN.

Dalam audiensi tersebut, Sultan Paser Yang Mulia Aji Muhammad Jarnawi juga menyampaikan bahwa wilayah adat Kesultanan Paser secara historis meliputi Kabupaten Paser, Penajam Paser Utara, hingga sebagian Kalimantan Selatan.

“Nah artinya secara wilayah adat kami bisa sebenarnya membuktikan keberadaan masyarakat adat Paser ada di IKN Sepaku,” jelas Eko.

LAP juga meminta agar masyarakat adat Paser dilibatkan secara nyata dalam pembangunan IKN, baik dalam sektor tenaga kerja, penguatan SDM lokal, pendidikan, hingga program beasiswa.

“Kita minta keterlibatan kita dalam pembangunan, baik tenaga kerja, SDM lokal diperkuat, pendidikan, beasiswa. Karena selama ini kami betul-betul bisa dikatakan seperti penonton di kampung sendiri,” katanya.

Selain delapan rekomendasi kepada Kepala Otorita IKN, LAP juga menyerahkan sejumlah rekomendasi khusus kepada masing-masing kedeputian di lingkungan Otorita IKN.

Audiensi tersebut diikuti puluhan tokoh masyarakat adat Paser dari Kabupaten Paser, Penajam Paser Utara, Samboja, Balikpapan, hingga Pamukan, Kalimantan Selatan.

Baca Juga:  Jadwal Tol IKN Berubah, BBPJN Pastikan Mulai 13 Maret

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.