Pengangguran Bontang Turun Jadi 6 Ribu, Pemkot Siapkan Strategi Lanjutan

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang mencatat penurunan angka pengangguran yang cukup signifikan pada 2026. Dari sebelumnya menembus lebih dari 10 ribu orang, kini tersisa sekitar 6 ribu penganggur.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyampaikan capaian tersebut saat peringatan Hari Buruh Internasional di Bontang, Jumat (1/5/2026). Ia menegaskan, penurunan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat.

“Kalau dilihat dari jumlahnya, sekarang tinggal sekitar 6.000 orang. Sebelumnya itu lebih dari 10.000. Ini menunjukkan ada progres,” ujarnya.

Meski demikian, persentase pengangguran di Bontang masih tergolong tinggi jika dibandingkan jumlah penduduk. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menekan angka tersebut.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkuat sinergi dengan perusahaan serta membuka lebih banyak peluang kerja bagi tenaga lokal. Selain itu, program pelatihan dan pemberdayaan masyarakat juga terus didorong agar masyarakat memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Pemerintah tidak mungkin bisa berhasil tanpa dukungan masyarakat dan pelaku usaha. Ini kerja bersama,” tegasnya.

Baca Juga:  KONI Kecewa Dana Pembinaan Atlet Tak Cair, Tapi Dapat Kabar Gembira

Ia juga mengungkapkan, upaya penanganan pengangguran di Bontang mendapat perhatian dari pemerintah pusat.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.