BONTANG – Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi di Kota Bontang mencapai 32 persen, melampaui rata-rata daerah lain dan menjadi indikator positif kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyebut capaian tersebut menjadi salah satu kekuatan utama daerah, dalam menghadapi persaingan ekonomi dan industri.
Dibandingkan daerah lain yang rata-rata berada di kisaran 20 persen, angka APK Bontang dinilai cukup tinggi dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas SDM di Kalimantan Timur.
“Angka partisipasi kita sudah 32 persen. Ini cukup tinggi dan menjadi modal penting bagi daerah,” ujarnya.
Menurutnya, tingginya partisipasi pendidikan tinggi akan berdampak langsung pada peningkatan daya saing tenaga kerja lokal, terutama dalam mendukung sektor industri dan jasa yang menjadi visi pembangunan Bontang.
Pemkot pun mendorong peningkatan akses pendidikan, termasuk melalui berbagai program dukungan bagi masyarakat, agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Selain itu, sinergi antara dunia pendidikan dan industri juga diperkuat agar lulusan yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam




