Sidokkes Polres Kutim Turun Langsung Uji Menu MBG, Jaga Kualitas Makanan

SANGATTA – Polres Kutai Timur (Kutim) memastikan seluruh makanan dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) aman dan layak dikonsumsi, sebelum dibagikan kepada para pelajar. Langkah itu dilakukan melalui pemeriksaan langsung oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Kutim di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Senin (11/5/2026).

Pemeriksaan dilakukan sebagai upaya mencegah makanan tidak layak konsumsi sekaligus memastikan kualitas gizi tetap terjaga hingga diterima siswa di sekolah.

Tim Sidokkes Polres Kutim yang dipimpin Bripda Widi Faris Santosa bersama personel Siwas dan Provos melakukan uji organoleptik terhadap seluruh menu MBG. Pemeriksaan meliputi bentuk, warna, aroma hingga rasa makanan yang akan didistribusikan.

Dari hasil pemeriksaan, seluruh menu dinyatakan memenuhi standar kelayakan konsumsi dan aman untuk disalurkan kepada para penerima manfaat.

Menu MBG yang diperiksa terdiri dari nasi putih, telur stim asam manis, tempe orek, tumis sawi wortel dan buah semangka. Selain menu utama, dapur SPPG juga menyiapkan 18 porsi makanan khusus bagi siswa yang memiliki alergi makanan dengan komposisi berbeda.

Baca Juga:  Terobosan Dinkes Kutim di Expo: Deteksi Stres dan Cek Pembuluh Darah, Baru Pertama Kali Gratis!

Sebanyak 1.247 penerima manfaat menerima program MBG tersebut, terdiri dari siswa SDN 011, SDN 015, TK Kemala Bhayangkari Sangatta hingga para guru di masing-masing sekolah.

Distribusi makanan dilakukan menggunakan dua unit kendaraan operasional MBG Polres Kutim menuju sekolah penerima manfaat.

Wakapolres Kutim Kompol Ahmad Abdullah mengatakan pemeriksaan makanan menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas makanan tetap terjaga sebelum dikonsumsi para siswa.

“Kami ingin memastikan makanan yang dibagikan benar-benar aman, sehat dan layak dikonsumsi oleh siswa maupun tenaga pendidik,” ujarnya.

Menurutnya, pengawasan terhadap kebersihan dapur, kualitas bahan makanan hingga proses distribusi akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga mutu pelayanan program MBG.

“Program ini bukan hanya soal pembagian makanan, tetapi juga memastikan kandungan gizi, kebersihan dan keamanan pangan tetap terjamin,” jelasnya.

Ia berharap program MBG dapat membantu mendukung tumbuh kembang anak serta meningkatkan semangat belajar para siswa di Kutai Timur.

“Harapan kami, program ini memberikan manfaat positif bagi kesehatan anak-anak sekaligus mendukung kualitas pendidikan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Hari Perempuan Internasional, Aktivis Samarinda Suarakan Keadilan

Penulis: Ramlah
Editor: Yusva Alam

Disclaimer

Redaksi Radarbontang.com tunduk pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Setiap berita yang dipublikasikan adalah hasil kerja jurnalistik. Hak jawab dan hak koreksi dapat diajukan melalui email: redaksi@radarbontang.com.